Seorang Pejabat FED Peringatkan Suku Bunga Tinggi

Washington, 27/2 (Bisnis Jakarta) – Jika Bank Sentral AS atau Federal Reserve terus menaikkan suku bunga jangka pendeknya, maka kebijakan moneter bisa menjadi terlalu ketat untuk ekonomi saat ini, kata Gubernur Federal Reserve St. Louis, James Bullard,n pada Senin (26/2).

“Jika Komite menaikkan tingkat suku bunga secara substansial dari sini tanpa perubahan lain dalam data, pengaturan kebijakan bisa menjadi restriktif,” kata Bullard.

Menurut Laporan Kebijakan Moneter setengah tahunan kepada Kongres yang dikeluarkan oleh The Fed pekan lalu, pejabat-pejabat Fed memperkirakan tiga kenaikan suku bunga tahun ini.

Wall Street memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan depan. The Fed menaikkan biaya pinjaman uang sebanyak tiga kali tahun lalu.

Namun demikian, Bullard telah berhati-hati tentang kenaikan suku bunga, dengan alasan bahwa AS berada dalam rezim dengan pertumbuhan rendah dan inflasi rendah.

“Saya sedikit khawatir bahwa komite berjalan terlalu jauh terlalu cepat,” kata Bullard. “Jika kita akan melakukan banyak kenaikan suku bunga, kita harus memiliki data yang mendukungnya.” (ant)