London ( Bisnis Jakarta ) – Agenda pertandingan sedang ramah bagi Liverpool dan Tottenham Hotspur pada akhir pekan ini di mana kedua klub memiliki peluang untuk menekan Chelsea pada persaingan perebutan posisi empat besar di Liga Inggris musim ini.

Pasukan Antonio Conte terlihat rapuh di peringkat kelima dan saat mereka melakukan sepak mula melawan pemuncak klasemen Manchester City di Stadion Etihad pada Minggu, celah yang mencemaskan dapat terbuka di atas mereka.

Liverpool asuhan Juergen Klopp akan berhadapan dengan Newcastle United pada Sabtu, setelah tim peringkat keempat Tottenham, yang juga sedang tampil impresif, menjamu Huddersfield Town di Wembley.

Seandainya mereka berdua menang Liverpool akan mengoleksi 60 poin, untuk sementara mengungguli Manchester United dengan menduduki peringkat kedua, dan Tottenham akan memiliki 58 poin. Chelsea total baru mengumpulkan 53 poin.

United akan berhadapan dengan Crystal Palace pada Senin, ketika kemenangan akan membuat mereka mengoleksi 62 poin.

Maka tekanan dapat berada di pundak Chelsea ketika mereka berhadapan dengan tim City yang memainkan pertandingan keduanya secara beruntun dalam empat hari, setelah mereka berhadapan dengan tim peringkat keenam Arsenal pada pertandingan yang dijadwal ulang pada Kamis.

Kemenangan bagi City atas Arsenal yang mereka kalahkan pada final Piala Liga pekan lalu akan merestorasi keunggulan 16 poin mereka di puncak klasemen, dan membuat garis finis semakin jelas di depan mata dengan sepuluh laga tersisa.

Dengan gelar Liga Champions menjadi target besar bagi City musim ini, ia akan menuntut para pemainnya untuk tetap “menginjak gas” agar dapat meraih gelar domestik sedini mungkin, membuat mereka memiliki kemewahan untuk berkonsentrasi di Eropa pada musim semi.

Dengan dominasi pasukan Pep Guardiola musim ini, maka perhatian sekarang akan tertuju pada tim-tim enam besar mana saja yang akan terdepak dari zona empat besar pada 13 Mei dan tim-tim mana yang akan terhindar dari degradasi di bagian lain klasemen.

“Ini dapat menjadi musim terberat yang pernah ada, terkait kualitas, untuk lolos ke Liga Champions melalui posisi-posisi di Liga Inggris,” kata mantan pemain Chelsea Pat Nevin kepada situs resmi klub.

“Ini masih tiga dari lima. Menurut saya, kita menerima bahwa Man City mungkin sekarang telah mengamankan satu posisi di empat besar! Saya akan memberikan keuntungan bagi Arsenal untuk ragu berada dalam perburuan namun ini merupakan tembakan panjang untuk mereka.” “Maka, baik United, Liverpool, Spurs, atau Chelsea akan tersingkir. Ini akan menjadi persaingan monumental, namun Chelsea sekarang harus melaju, berlari dengan sesuatu, bahkan satu poin melawan Man City pada akhir pekan.” Meski Liverpool dan Tottenham semestinya hanya mendapat sedikit masalah untuk mencatatkan kemenangan kandang, fakta bahwa Newcastle dan Huddersfield bertarung untuk status mereka sebagai tim divisi teratas semestinya tidak dianggap ringan.

Newcastle berada dalam laju empat pertandingan tidak terkalahkan termasuk kemenangan atas Manchester United, sedangkan Huddersfield memenangi dua pertandingan terakhirnya untuk keluar dari zona degradasi.

Huddersfield berada di peringkat ke-14 dan Newcastle berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 30 dan 29 poin, di mana tim peringkat ketiga dari bawah Swansea dengan 27 poin, jumlah poin yang sama dengan milik Crystal Palace dan Southampton yang berada di atas mereka.

Maka persaingan di dasar klasemen untuk meninggalkan zona degradasi adalah pertarungan kosntan, di mana tim-tim kerap naik atau turun dari “garis merah” dengan hanya selisih gol.

Akhir pekan ini kelihatannya tidak ada bedanya, di mana Southampton menjamu tim peringkat kedua dari bawah Stoke City dan Swansea bermain melawan West Ham United, yang berada di peringkat ke-13, dengan hanya keunggulan tiga poin di atas zona degradasi.(ant)