Dolar As Sedikit Melemah Meski Data Ekonomi Positif

New York, 2/3 (Bisnis Jakarta) – Kurs dolar AS sedikit melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), meskipun data ekonomi dari negara tersebut tampak positif.

Penghasilan pribadi AS meningkat 64,7 miliar dolar AS atau 0,4 persen, pada Januari, di atas konsensus pasar untuk kenaikan 0,3 persen, Departemen Perdagangan mengatakan pada Kamis (1/3).

Pada Januari, pendapatan pribadi disposal meningkat 134,8 miliar dolar AS atau 0,9 persen, sementara pengeluaran konsumsi pribadi meningkat 31,2 miliar dolar AS atau 0,2 persen.

Dalam pekan yang berakhir 24 Februari, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman mencapai 210.000, terendah sejak 6 Desember 1969 ketika mencapai 202.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan pada Kamis AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,37 persen menjadi 90,310 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2254 dolar AS dari 1,2202 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3770 dolar AS dari 1,3769 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7760 dolar AS dari 0,7778 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,23 yen Jepang, lebih rendah dari 106,72 yen Jepang di sesi sebelumnya. Dolar AS melemah menjadi 0,9420 franc Swiss dari 0,9442 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2828 dolar Kanada dari 1,2830 dolar Kanada. (ant)