Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Melemah 0,78 Persen

Bursa Saham London (bahasa Inggris: London Stock Exchange, LSE) adalah sebuah bursa saham yang terletak di London. Didirikan pada 1801, bursa ini merupakan salah satu bursa saham terbesar di dunia, dengan banyak pencatatan saham dari luar negeri dan juga perusahaan Britania Raya.

London, 2/3 (Bisnis Jakarta) – Saham-saham Inggris berakhir melemah pada perdagangan Kamis (1/3), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 56,27 poin atau 0,78 persen, menjadi 7.175,64 poin.

Evraz, perusahaan baja dan pertambangan internasional, melonjak 4,94 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan (blue chips).

Disusul oleh saham Burberry Group dan Shire, yang masing-masing naik 3,81 persen dan 3,63 persen.

Di sisi lain, Rentokil Initial, pemasok jasa kesehatan dan medis, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 9,15 persen.

Diikuti oleh saham WPP, perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Inggris, yang merosot 8,18 persen, serta Ashtead Group, perusahaan penyewaan peralatan industri Inggris, turun 3,78 persen.(ant)