DEPOK (Bisnis Jakarta) – Dinilai sebagai salah satu langkah efektif meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas, Satlantas Polresta Depok menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2018, mulai 1 hingga akhir bulan mendatang. Menurut Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo Operasi dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di Kota Depok. Hal itu, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). “Kami maksimalkan Operasi Keselamatan Jaya ini, dengan menurunkan seluruh personel untuk mengantisipasi pengamanan,” ujarnya, Jumat (02/03).

Sutomo menjelaskan beberapa wilayah titik operasi dilaksanakan di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Jalan Margonda, dan beberapa jalan protokol lainnya. Sedangkan operasi akan menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang kerap dilakukan pengemudi, khususnya roda dua. Di antaranya, melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara belum cukup umur, hingga berboncengan lebih dari satu.

“Kegiatan yang dilakukan mengedepankan preemtif, preventif disertai Gakkum (penegakan hukum) secara selektif prioritas, guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polantas yang Profesional, Modern, Terpercaya (Promoter),” jelasnya.

Pihaknya menghimbau, selama operasi berjalan warga terutama pengendara motor, serta angkutan umum untuk lebih tertib dan menaati peraturan rambu lalu lintas yang ada. “Sifatnya simpatik dalam Operasi Keselamatan Jaya ini. Jika memang sudah membahayakan bagi pengendara, langkah penegakan hukum dapat dilakukan,” katanya. (jif)