Ratusan ibu di Bogor melakukan aksi unjukrasa di halaman kantor Balaikota Bogor, memprotes penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai tidak tepat sasaran

BOGOR (Bisnis Jakarta) – Ratusan warga kurang mampu di Bogor mendatangi kantor Balaikota Bogor, di Jalan Ir. Juanda. Rabu, (08/03), untuk memperotes kebijakan penyaluran dana Pogram Keluarga Harapan (PKH) dan Raskin yang ternyata masih bermasalah dan tidak tepat sasaran.

Koordinator Aksi, Andika, mengatakan program PKH yang merupakan program Pemerintah Pusat yang diperuntuukan bagi warga miskin penyalurannya di Kota/Kabupten Bogor ternayata sampai saat ini masih menemukan banyak kendala, sehingga menimbulkan berbagai masalah di tengah masyarakat. “Fakta di masyarakt sekarang ini, program tersebut justru dinikmati warga yang seharusnya tidak layak menerima. Tapi disatu sisi warga miskin yang lebih berhak menerima bantuan, justru banyak dari meraka yang tidak dapat dengan berbagai alasan yang tidak jelas. Disinilah persoalnnya, sehingga kami pada hari ini datang ke Balaikota Bogor ini untuk meminta kejalsan akan hal tersebut,” tegasnya.

Selain program PKH, pada aksi tersebut warga yang didominasi para kaum Ibu di Bogor tersebut juga mengeluhkan berbagai program bantuan dari pemerintah yang ternyata juga salah sasaran. “Katanya ada bantuan untuk pendidikan? Tapi mana buktinya anak kami warga miskin semapai sekarang kok tidak dapat. Sementara ada anak yang bersal dari keluarga mampu justru sudah dapat bantuan,” protes Hani (46), salah satu Ibu dalam orasinya.

Hani dan para ibu lannya juga mengungkapkan, bahwa program beras untuk orang miskin (Raskin) yang digulirkan pemerintah bagi warga miskin di Bogor ternyata penyalurannya juga tidak jelas. “Sekarang ini pun kalau ada berasnya juga jelek, tidak layak dimakan,” keluh mereka.

Usai menyuarakan aspirasinya dari atas mobil bak terbuka yang meraka bawa sebagai panggung orasi, akhirnya 5 perwakilan pendemo diijinkan masuk ke balaikota untuk bertemu dengan pejabat dari dinas terkait. “Intinya dalam pertemuan tadi, apa yang menjadi aspirasi kami pada hari ini telah diterima dan akan ditindak lanjuti oleh dinas terkait. Pemda Bogor juga mengaku akan melakukan evaluasi terkait program tersebut agar kedepan program bantuan dari Pemerintah Pusat itu lebih tepat sasaran,” jelas Rahman, salah satu perwakilan pendemo.

Aksi unjukrasa warga miskin di kota Bogor terkait program PKH dan raskin di kantor Balaikota Bogor tersebut dimulai pada pukul 10.00 – 12.30 WIB. Aksinya sendiri berlangsung aman dan tertib, dibawah pengawalan aparat kemaaan yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjukrasa warga. (bas)