Depok ( Bisnis Jakarta ) – Timnas sepak bola putri Indonesia yang disiapkan untuk Piala AFF Putri 2018 dan Asian Games 2018 dijadwalkan menjalani pemusatan latihan nasional (TC) di Palembang, Sumatera Selatan yang merupakan lokasi pertandingan resminya.

Pelatih timnas putri Satia Bagdja di Depok, Jawa Barat, Kamis, mengatakan latihan di Palembang sangat dibutuhkan yang salah satunya untuk adaptasi lapangan serta untuk pemantauan pemain hasil dari seleksi yang dilakukan di National Youth Training Center, Bojongsari, Depok.

“Rencananya TC di Palembang mulai 1 April. Selama disana kami juga menjadwalkan ujicoba baik dengan tim lokal maupun manca negara,” katanya di sela memimpin latihan timnas putri.

Menurut dia, selama pemusatan latihan baik untuk menghadapi Piala AFF Putri 2018 maupun Asian Games 2018, timnas putri dijadwalkan menjalani 27 pertandingan ujicoba. Banyaknya uji coba karena di Indonesia tidak mempunyai kompetisi khusus putri.

Untuk lawan asing, pelatih berusia 57 tahun ini berharap bisa berhadapan dengan tim-tim kuat mengingat persaingan pada dua kejuaraan yang dihadapi cukup berat. Negara yang menjadi bidikan adalah China dan India. Kedua negara ini dinilai tepat untuk menjadi lawan uji coba.

“Itu harapan kami. Semuanya tergantung federasi dan waktu untuk menggelar pertandingan. Jika untuk persiapan Piala AFF Putri saya kira terlalu mepet. Lalu yang menjadi pertanyaan, apa keduanya bisa,” kata mantan tandem pelatih Rahmad Darmawan itu.

Sesuai dengan jadwal, timnas putri bakal turun di Piala AFF Putri 2018 pada 1-10 Mei. Adapun lawan yang akan dihadapi oleh Zahra Musdalifah dan kawan-kawan adalah Vietnam, Myanmar dan Filipina. Untuk kejuaraan ini, timnas ditargetkan masuk babak semifinal.

Adapun Asian Games 2018 bakal digelar di dua stadion yaitu Stadion Bumi Sriwijaya dan Stadion Jakabaring, Palembang, 16-30 Agustus. Untuk peserta hingga saat ini belum ditentukan karena tergantung dengan undangan. Sedangkan target sangat realistis yaitu 10 besar.

“Di ASEAN saja ada empat negara kuat yaitu Thailand, Myanmar, Vietnam dan Filipina. Belum lagi negara Asia lainnya seperti Korea Utara dan Selatan, Jepang, China, India hingga Hongkong. Mereka adalah tim kuat,” kata Satia Bagdja menjelaskan.

Terkait dengan seleksi pemain, Satia Bagdja menjelaskan jika proses terus berjalan. Saat ini ada 40 pemain yang menjalani seleksi. Selama seleksi pihaknya juga sudah menerapkan formasi ideal untuk timnas putri Indonesia yaitu 4-3-3. Hanya saja untuk nama belum baku mengingat khusus Asian Games 2018, entry by name akan ditetapkan 30 April.(ant)