Beredar Buah Berbakteri Jahat, Warga diminta Waspada

DEPOK (Bisnis Jakarta) -Terkait beredarnya isu buah impor bernama rock melon berbakteri listeria, yang bahkan diduga telah memakan korban. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok meminta warga untuk waspada dan menghindari kontak dengan buah tersebut agar tak tertular bakteri tersebut.

Kepala DKPPP Kota Depok, Farah Mulyati didampingi Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Holtikultura DKPPP, Hermin Kusmiati mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mendapat surat edaran dari Kementerian Pertanian (Kementan) terkait kasus tersebut. Terutama dari Direktorat Bidang Karantina untuk melakukan sidak atau pengawasan.

“Kami sudah mendengar kabar terkait buah rock melon berbakteri listeria. Namun, terkait kabijakan buah impor, kewenangannya berada di pemerintah pusat. Tapi kami imbau masyarakat untuk tak mengonsumsi dan menghindari kontak dengan rock dahulu” ujarnya di Depok, Jumat (09/03).

Meski demikian, nantinya jika terbitnya surat edaran dari Kementan, pihaknya bakal segera melakukan sidak ke berbagai supermarket maupun pasar tradisional. Untuk itu, sambil menunggu informasi dari pusat, pihaknya nanti juga akan kerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian tentang bagaimana pengawasan perdagangannya.
“Kita kan juga harus tahu, bagaimana spesifikasi bakteri pada buah rock melon yang dimaksud, jadi tidak boleh gegabah, harus sesuai aturan,” katanya.

Farah menjelaskan buah rock melon merupakan buah yang berasal dari negara Australia. Untuk di Depok sendiri, dirinya memastikan tidak ada petani yang menanam buah tersebut.

“Diketahui, buah itu cocoknya di dataran tinggi dan udara sejuk, untuk di Depok sendiri kami pastikan tidak ada petani yang menanamnya, karena kita masuk dataran rendah,” jelasnya. (jif)