DEPOK (Bisnis Jakarta) – Dinilai perlu mampu mendisiplinkan pelajar yang kerap membolos saat jam sekolah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia ke berbagai pusat perbelanjaan di Kota Depok. Dalam kegiatan itu, petugas mendapati 15 pelajar berseragam yang keluyuran saat jam sekolah masih berlangsung.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Petugas bekerja dibagi dua tim dan menyebar ke tempat yang biasa dikunjungi pelajar. “Kami bagi dua tim, untuk tim satu ke pusat perbelanjaan di ITC dan Ramayana, sedangkan tim dua ke Detos dan Margocity,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di Balai Kota.

Dikatakannya, untuk tim satu tidak mendapatkan pelajar yang bolos sekolah, kalau pun ada pelajar di lokasi, bukan saat jam belajar lagi atau sudah pulang sekolah. “Hampir semua pelajar sudah pulang sekolah dan mampir ke pusat perbelanjaan. Mereka (pelajar) mengatakan, pulang lebih cepat karena sedang ujian. Namun, tetap kami data dan berikan imbauan agar segera pulang jika masih berseragam,” katanya.

Sementara itu, untuk tim dua mendapati 15 pelajar yang membolos sekolah. Selanjutnya mereka diberikan nasehat agar rajin belajar. “Semua yang terjaring kami data dan diberi peringatan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meredam aksi kenakalan remaja di Depok. Mudah-mudahan ke depan, tidak ada lagi pelajar yang membolos,” ungkapnya. (jif)