Washington ( Bisnis Jakarta ) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan mengganti penasihat keamanan nasional HR McMaster, namun langkah tersebut diperkirakan tidak segera dilakukan, kata “Washington Post” pada Kamis.

Dengan mengutip lima orang, yang mengetahui rencana tersebut, harian itu menyebutkan bahwa Trump mempertimbangkan beberapa kemungkinan pengganti Mcmaster, antara lain mantan Duta Besar AS untuk PBB John Bolton dan Keith Kellogg, kepala staf Dewan Keamanan Nasional.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan untuk memberikan keterangan.

Pada Selasa, Trump memecat Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan memberi isyarat dalam beberapa hari ini bahwa masalah di tingkat atas pemerintahannya belum berakhir.

“Saya kini berada pada titik di mana kita semakin dekat dengan Kabinet dan hal-hal lain yang saya inginkan,” kata Trump kepada wartawan setelah Tillerson dipecat.

McMaster diperkirakan tidak akan segera digulingkan, mengutip Washington Post. Trump berkenan untuk meluangkan waktu dalam membuat keputusan, untuk menghindari agar McMaster tidak “dipermalukan” dan dapat secara hati-hati memilih pengganti yang kuat, kata media tersebut.

Trump tidak pernah secara pribadi bermain dengan McMaster dan presiden pada beberapa waktu lalu mengatakan kepada Kepala Staf Gedung Putih John Kelly bahwa dia ingin McMaster diganti.

Trump telah mengeluh bahwa McMaster, yang seorang jenderal Angkatan Darat bintang tiga, terlalu kaku dan kepemimpinannya terlalu lama serta tampaknya tidak relevan.

McMaster adalah penasihat keamanan nasional Trump yang kedua, menggantikan Michael Flynn yang dipecat setahun yang lalu karena menyesatkan Wakil Presiden Mike Pence tentang kontaknya dengan duta besar Rusia untuk Amerika Serikat.

Sebagai pengganti Tillerson, Presiden Trump menunjuk Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) Mike Pompea sebagai Menteri Luar Negeri yang baru.

Untuk jabatan yang ditinggalkan Pompeo, Presiden Trump menunjuk Gina Haspel.

Pergantian tersebut semakin memperjelas guncangan besar dalam pemerintahan Trump yang mulai mengemuka sejak bulan Oktober tahun lalu saat kedua orang tersebut bertengkar.

Sebelum menjabat Menteri Luar Negeri AS, Tillerson adalah pemimpin pelaksana Exxon Mobile.(ant)