Palu ( Bisnis Jakarta ) – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola meminta seluruh jajarannya, terutama panitia penyelenggara untuk meningkatkan publikasi lomba lari marathon internasional Central Celebes Marathon (CCM) yang akan digelar di Kota Palu pada 15 April 2018 mendatang.

“Publikasi CCM masih kurang sekali, saya minta semua pihak segera mengambil langkah-langkah publikasi yang intensif karena waktu semakin pendek,” kata Gubernur Longki Djanggola saat memimpin upacara bulanan Korpri di halaman kantor gubernur Sulteng di Palu, Senin.

Gubernur meminta semua panitia penyelenggara bekerja lebih maksimal, karena kesuksesan atau keberhasilan CCM pada 15 April 2018 nanti akan menjadi kebanggan daerah seperti halnya sukses penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional Tour de Central Celebes (TdCC) 2017.

“Kesuksesan TdCC 6-8 November 2017 sudah diakui dunia, maka keberhasilan itu harus dipertahankan pada penyelenggaraan CCM yang pertama kali pada 2018 dan TdCC kedua pada tahun ini juga,” ujarnya.

Central Celebes Marathon (CCM) yang digelar pertama kali untuk memeriahkan HUT ke-54 Provinsi Sulteng 13 APril 2018, telah diluncurkan Gubernur Longki Djanggola di Palu pada 4 Februari 2018 dan di Jakarta pada 11 Maret 2018 yang ditandai dengan lari gembira (run-fun) dan jalan santai di Bundaharan Hotel Indonesia, Jakarta.

Ketua Panitia CCM Syaifullah Djafar mengatakan lari marathon itu akan memperlombakan lima nomor yakni 5 kilometer, 10 kilometer, 15 kilometer, 21 kilometer dan full marathon 45 kilometer.

Lomba ini akan mengikutsertakan peserta internasional, nasional dan lokal yang diharapkan mencapai 1.500 orang dengan hadiah uang bernilai total Rp456 juta.

Melalui CCM, pemerintah provinsi juga akan mempromosikan wisata kuliner, alam dan bahari yang dimiliki Sulawesi Tengah kepada peserta maupun penonton yang berasal dari berbagai daerah dan negara.

Gubernur Longki Djanggola juga menyebutkan bahwa pada 2018 ini, pihaknya akan menggelar lomba balap sepeda Tour de Central Celebes (TdCC) II pada Oktober 2018 dan lomba ini telah masuk dalam UCI Race Point sehingga diharapkan akan semakin diminati pebalap sepeda dunia.

“Rutenya akan bertambah panjang sehingga jumlah bonus yang disediakan panitia juga akan lebih besar,” katanya.

TdCC 2018 akan mengambil rute sepanjang 800 kilometer lebih mulai dari Kabupaten Banggai sampai Kota Palu, melintasi Kabupaten Tojo Unauna, Poso, Parigi Moutong, Donggala dan Sigi.(ant)