Jakarta ( Bisnis Jakarta ) – Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mempertahankan gelar turnamen bulu tangkis All England, setelah di tahun 2018 ini juga memperoleh hasil maksimal.

Berdasarkan laman Fedrasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Senin dini hari, Marcus/Kevin memastikan gelar setekah dalam partai final, berhasil menumbangkan pemain senior asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18, 21-17.

Sejak awal gim pertama, Marcus/Kevin terlihat mendominasi laga dan terus memimpin perolehan poin. Boe/Mogensen pun tak tinggal diam, mereka terus berusaha mengejar hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan 15-15, dari keadaan tertinggal 11-15.

Namun Marcus/Kevin berhasil kembali memimpin jalannya laga walau dengan poin ketat. Saat kedudukan 20-18, servis Kevin yang tak mampu diantisipasi dengan baik pasangan Denmark, akhirnya membuat pasangan Indonesia mampu membungkus kemenangan di gim pembuka ini.

Menang di gim pertama, tak membuat jalan pasangan Indonesia mudah. Mereka harus menjalani laga ketat sejak awal gim kedua dengan Boe/Mogensen, dengan beberapa kali hasil imbang.

Saat kedudukan imbang 17-17, Marcus/Kevin perlahan meninggalkan poin Boe/Mogensen. Kemenangan akhirnya diraih pasangan Indonesia, setelah cocoran di depan net dari Kevin yang mengarah ke tengah lapangan pertandingan duet Denmark, tak mampu diantisipasi oleh Boe maupun Mogensen.

“Kemenangan ini sangat spesial. Karena ini merupakan turnamen bergengsi dan tertua. Kami senang main di sini, karena banyak dukungan juga di sini untuk kami,” kata Kevin selepas pertandingan.

Dengan dua gelar berturut-turut ini, raihan Marcus/Kevin di All England menyamai rekor Ricky Subagja/Rexy Mainaky yang dibuat lebih dari 20 tahun lalu (1995, 1996) dan juga sejajar dengan peraih dua gelar All England berturut-turut lainnya, Kim Moon-soo/Park Joo-bong (1985, 1986).(ant)