TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Program bedah rumah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diharapkan segera terealisasikan. Hal ini lantaran masih adanya beberapa rumah yang tidak layak huni di kota tersebut. “Kami sudah datang langsung melihat kondisi rumah penerima program bedah rumah. Kondisinya memprihatinkan,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Sukarya.

Lebih lanjut Sukarya mengatakan, pihaknya akan mendorong ke pemerintah kota Tangsel agar rumah yang akan dibedah dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 ini bisa segera direalisasikan dengan cepat. “Secepatnya kalau bisa direalisasikan, agar tidak ada lagi rumah tak layak huni di Tangsel,” imbuhnya.

Sukarya menambahkan, bahwa program bedah rumah memang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Walikota Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Namun, pada tahun sebelumnya sempat tertunda lantaran ada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. “Sebenarnya ini memang akan dikerjakan tahun lalu, karena ada Pilgub jadi ditunda, karena ada aturan pemerintah daerah yang terkena Pilgub tidak boleh melakuan program hibah. Untuk itu, tahun ini akan kami dorong agar segera dikerjakan secepatnya,” pungkasnya. (nov)