JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Trans Property hari ini telah meluncurkan proyek barunya di Bintaro, Tangerang Selatan. TransPark Bintaro yang terletak di CBD Bintaro sektor 7 itu makin menambah padatnya persaingan, karena di sekitar situ juga aka nada pembangunan hunian oleh pengembang lainnya.

“Melihat ramainya kompetitor membangun di sini, itu berarti Bintaro merupakan lokasi yang tepat bagi kami untuk membangun hunian dan fasilitas lainnya,” ungkap Direktur Marketing TransPark Ronald Cassidy, usai ground breaking TransPark Bintaro, Jumat (23/3).

Menurut rencana, TransPark Bintaro ini akan mengusung konsep superblok. “Selain dua tower apartemen, di sini juga akan dibangun SOHO,serta pusat perbelanjaan dengan konsep superblock,” tambah Ronald.

Meski tahun ini disebut sebagai tahun politik yang perlu diantisipasi terkait dengan daya beli masyarakat, Ronald justru memprediksi hanya akan ada sedikit saja dampak terhadap daya beli masyarakat untuk properti.

“Kami berbeda dengan pengembang lainnya, karena kami membangun terlebih dahulu saat launching. Untuk di TransPark Bintaro yang berisi 1.700 hunian termasuk SOHO kami targetkan sold out selama dua tahun,” ungkap Ronald.

Group Chairman Trans Property Chairal Tanjung mengaku di Transpark Bintaro ini ada satu konsep baru yang sudah disiapkan dan berbeda dengan yang lainnya. “Saya jamin bangunan yang kita bangun dengan kualitas yang baik. Inilah yang membuat kita berbeda. Awal tahun depan kita juga akan meluncurkan satu produk yang luar biasa dengan membawa konsep hiburan seperti di Las Vegas,” ungkapnya.

Proyek TransPark Bintaro yang menelan investasi sebesar Rp2 triliun ini dinilai jadi proyek terakhir tahun ini.  Dana tersebut berasal dari internal, dan pinjaman dari luar negeri. Di TransPark Bintaro ini juga melibatkan dua investor asing asal Singapura.

“Tahun ini kami juga akan mengembangkan 26 Transmart dengan investasi masing-masing mencapai Rp200 miliar,” tambahnya. (grd)