GIANYAR (Bisnis Jakarta) – Gagal mencetak gol di babak pertama plus beberapa tekanan yang nyaris membahayakan gawang Bali United, membuat pelatih Widodo C Putro membuat perubahan di babak kedua. Meski dengan pemain yang sama yang tampil di babak pertama, performa Fadil Sausu dan kawan-kawan lebih hidup di babak kedua. Sejumlah peluang berhasil tercipta meski akhirnya hanya satu gol yang terjadi pada pekan pertama Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (24/3).

Nick Van der Velden kembali menjadi aktor kemenangan tim tuan rumah. Performa gemilangnya mampu menjadi sosok lahirnya gol yang dicetak Stefanno Lilipaly pada menit 56. Assist terukurnya kembali menjadi momok bagi penjaga gawang PSMS, Abdul Rohim yang di sepanjang laga terus berjibaku mengamankan gawangnya, khususnya di babak kedua.

Pada laga ini, kedua pelatih menurunkan komposisi terbaik dalam timnya. Di kubu Serdadu Tridatu, julukan Bali United, Widodo Cahyono Putro memainkan striker Ilija Spasojevic yang ditopang oleh Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan Nick van der Velden. Sementara pelatih tim Ayam Kinantan, Djadjang Nurdjaman menurunkan Frets Butuan, Sadney, dan Yessoh untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Pertandingan ini berlangsung menarik dengan kedua tim bergantian menyerang dan menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol. Pada menit ketiga, Bali United sebenarnya berhasil menjebol gawang PSMS yang dikawal Abdul Rohim. Namun, gol Demerson yang menerima umpan dari Irfan Bachdim dianulir wasit karena sebelumnya dia terperangkap offside.

Meski kalah penguasan bola, PSMS tetap mampu membuat beberapa peluang.  Pemain belakang PSMS, Lobo, hampir mencetak gol saat menyambut umpan tendangan sudut dengan sundulan. Sayang bolanya masih melambung.

Selanjutnya, talenta muda Ayam Kinantan, Fret Butuans, mengancam gawang Wawan, tetapi usahanya masih belum berhasil. Bali United memperoleh peluang lewat aksi Stefano Lilipaly. Namun, tendangannya masih bisa ditepis Abdul Rohim. Frets Butuan kembali melakukan akselerasi yang merepotkan barisan pertahanan tuan rumah. Namun, Wawan masih sigap mengagalkan peluang itu.

Pada menit ke-33, Van der Velden memberi umpan lambung ke dalam kotak penalti. Spaso berhasil menyundul bola tapi belum menemui sasarannya. Spaso kembali mengancam, kali ini lewat tendangan kaki kanan, tapi arah bola masih menyamping di gawang PSMS Medan. Hingga babak pertama berakhir kedua tim tak mampu mencetak gol.

Masuknya Legimin Raharjo yang menggantikan Antoni pada babak kedua, tak mampu berpengaruh banyak bagi tim tamu. Sebaliknya, Bali United yang kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya justru mendominasi pertandingan.  Semangat tim Serdau Tridatu benar-benar terbakar oleh dukungan para Semeton Dewata yang memenuhi stadion.

Lilipaly sempat mendapat peluang emas. Mendapat umpan dari Spaso, tendangannya  yang sudah melewati kiper Abdul rohim, tapi masih membentur tiang. Terus menekan, usaha tuan rumah akhirnya berhasil pada menit ke-56. Lilipaly sukses mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan datar dari Van der Velden, Lilipaly berhasil menendang bola yang menembus gawang Abdul Rohim.

Tertinggal, PSMS merespons dengan melakukan serangan. Frets Butuan berhasil mengecoh bek lawan. Namun, tendangannya masih membentur tiang gawang. Pada menit ke-69, Yessoh berhasil melewati penjagaan bek dan mendapat ruang tembak di kotak penalti, namun tendangannya masih melambung tipis di atas gawang Wawan Hendrawan. PSMS kembali mengancam pada menit ke-77 lewat Gusti yang melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya belum berhasil menembus gawang Wawan.

Bali United pun merespon lewat peluang yang didapat Spasojevic, namun tendanganya yang on target ke gawang PSMS, masih bisa ditangkap Abdul Rohim. Hingga wasit meniup peluit panjangnya skor1-0 untuk Bali United tak berubah. Poin penuh pertamapun berhasil diraih Tim Serdadu Tridatu. (grd)