BOGOR (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat ingin meningkatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) tahun 2018 dari Pratama menjadi Madya, salah satu upayanya dengan mengintensifkan pembinaan kepada kepala gugus tugas KLA.

“Para gugus tugas KLA ini turut berpartisipasi aktif untuk menyukseskan Kota Bogor menuju Kota Layak Anak,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Artiana Yanar Anggaraeni.

Gugus tugas Kota Layak Anak yang dimaksudkan adalah para aparatur wilayah mulai dari camat hingga lurah. DPMPPA memberikan pembinaan kepada gugus tugas dalam rangka meningkatkan predikat KLA Kota Bogor.

Artiana optimistis Kota Bogor dapat meraih predikat tingkat Madya KLA dengan catatan pemerintah daerah, dunia usaha, media massa, dan seluruh lapisan masyarakat mempunyai niat yang sama untuk meraihnya.

“Apabila tidak ada niat atau itikad yang sama, maka tujuan tadi tidak akan tercapai,” katanya.

Menurutnya, ketiga Gugus Tugas KLA Kota Bogor sudah siap mengisi komponen isian, dan mendapatkan nilai memenuhi persyaratan maka tim juri KLA akan melakukan “re-checking” ke Kota Bogor. Yang artinya Kota Bogor dapat berjuang menaikkan peringkat KLA dari pratama menjadi madya.

“Re-checking diperkirakan pada tanggal 15 sampai 30 April 2018 untuk seluruh Indonesia,” katanya.

Persiapan untuk penilaian sudah 30 persen, untuk mencapai persiapan 70 persen perlu adanya inovasi baru, sehingga DPMPPA serta pemangku kepentingan lainnya terus bekerja keras untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam penilaian KLA.

Koordinator Divisi Pusat Kajian Gender dan Anak IPB Prof Ikeu Tanziha menilai predikat Kota Layak Anak tingkat Pratama yang disandang Kota Bogor sudah cukup baik, hanya saja perlu terus dikembangkan agar lebih baik dari sebelumnya.

Pengembangan yang dimaksudkan dari mulai peningkatan SDM yang memahami hak dasar dan perlindungan anak, menambah fasilitas untuk anak, menerapkan sekolah, puskesmas, dan jalan raya yang ramah anak.

“Komitmen pemerintah dan masyarakat Kota Bogor sudah baik, tapi tetap harus berjuang terus untuk menjadi kota layak anak dengan predikat tingkat Madya,” kata Ikeu.

Sementara itu Gugus Tugas KLA Kota Bogor siap untuk mendukung keinginan pemerintah meningkatkan predikat KLA dari pratama menjadi madya. Hal ini dismapaikan oleh Camat Bogor Utara Atep Budiman salah satu anggota gugus tugas.

Upaya yang dilakukan Gugus Tugas Kecamatan Bogor Utara adalah melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat tentang KLA. Lalu bersama Forum Anak memasukkan kegiatan KLA dalam Musrenbang tingkat Kecamatan. Serta menjaring aspirasi dari masyarakat mengenai sarana, infrastruktur, kegiatan dan lain sebagainya agar ramah anak.

Menurut Atep, Gugus Tugas Kecamatan Bogor Utara sudah banyak melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan masalah anak. Masyarakat dengan inisiatif sendiri juga sudah melakukan, dan membuat sarana dan prasaran umum yang ramah anak.

“Seperti menutup saluran air yang terbuka dan membuat ruang terbuka bagi anak di lingkungan yang padat penduduk. Juga sudah dirancang untuk menyediakan fasilitas bagi anak seperti pojok Laktasi, pojok baca, tempat bermain dan fasilitas yang mendukung Kota Layak Anak,” kata Atep. (grd/ant)