DEPOK (Bisnis Jakarta) – Kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok yang berlangsung sejak Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 telah resmi ditutup. Kegiatan tersebut menghasilkan dana sebesar Rp 559.768.000. Meski dana tersebut sudah cukup besar, namun hanya mencapai target 52 persen.

Menurut Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, tak tercapainya target penggalangan dana juga salah satu dampak dari pembubaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK dan SD yang memiliki potensi cukup besar selama ini. “Diakui UPT yang kelembagaannya dibubarkan, berdampak menurunnya dana yang terkumpul. Tetapi Dana yang terkumpul sudah sangat luar biasa

Sementara untuk meminimalisir penyalahgunaan kupon Bulan Dana 2017, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok membentuk sebuah tim khusus. Tim ini bertugas menarik kupon yang masih ada, karena kegiatan Bulan Dana PMI 2017 telah berakhir pada 28 Februari 2018. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami membentuk tim kecil yang bertugas menanyakan dan mengambil buku kupon yang masih ada. Kegiatan ini dilakukan selama dua pekan ke depan,” ujarnya.

Dudi menjelaskan sasaran lokasi penarikan antara lain, kantor kecamatan, kantor kelurahan, sekolah, UPT dan berbagai tempat pelayanan yang bekerja sama dengan PMI Kota Depok. Dirinya juga mengimbau kepada seluruh pihak yang masih menyimpan buku kupon, untuk segera mengembalikannya ke Bagian Sosial pada Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Depok maupun ke Markas PMI Kota Depok di Jalan Boulevard, Grand Depok City. “Jangan sampai masih diedarkan (kupon), padahal Bulan Dana PMI sudah resmi ditutup. Kemarin, tim kami juga sudah turun ke lapangan untuk menyisir buku kupon,” jelasnya.

Dia memperkirakan, masih terdapat 25 persen buku kupon yang tersebar. Untuk itu, pihaknya menekankan kepada semua pihak yang terlibat, agar mengembalikannya. Selain itu, didapati pula 15 penyetor tanpa identitas. Untuk itu dimohon agar identitas disampaikan kepada pihak panitia. “Masih ada 25 persen lagi buku yang tersebar, namun tingkat kesadaran untuk mengambalikan buku kupon sudah tinggi. Mudah-mudahan pencapaian Bulan Dana PMI pada 2018 ini dapat lebih meningkat,” ungkapnya. (jif)