MAGELANG (Bisnis Jakarta) – Stadion Moch. Soebroto, Magelang akan menjadi saksi duel seru antara tim promosi PSIS Semarang melawan tim yang disebut-sebut juara tanpa mahkota Bali United. Tampil di kandang sendiri, tentu menjadi keuntungan bagi PSIS, lantaran dukungan penuh yang didapat dari suporter fanatiknya. Meski begitu, sejatinya Magelang bukanlah kandang sebenarnya dari PSIS yang musim lalu menggunakan Stadion Jatidiri Semarang sebagai home base saat berlaga di Liga 2.

Apakah kondisi tersebut akan menguntungkan tim tamu?

Bali United akan menantang PSIS Semarang pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu (1/4) nanti. Dipilihnya Stadion Moch. Soebroto sebagai kandang oleh PSIS lantaran Stadion Jatidiri, Semarang, sedang direnovasi.

Bek Bali United, Ricky Fajrin Saputra, menilai hal tersebut tak terlalu berpengaruh terhadap motivasi skuat Laskar Mahesa Jenar. Pasalnya, jarak antara Semarang dan Magelang tak terlalu jauh, sehingga PSIS diperkirakan tetap mendapat dukungan dari Panser Biru.

Ia menilai bukan jadi suatu keuntungan besar bagi timnya bermain di Magelang. Hal tersebut karena jarak tempuh dari Semarang ke Magelang hanya membutuhkan waktu satu sampai dua jam saja.

“Tapi kami juga sudah siap untuk tampil maksimal melawan PSIS. Pertandingan nanti akan berlangsung seru,” kata Ricky, dikutip laman resmi Bali United.

Ricky juga mengaku sangat antusias melawan klub asal kota kelahirannya itu. Terlebih, keluarga besarnya dipastikan bakal menonton langsung laga tersebut di stadion.

“Tentu hal tersebut akan terasa berbeda dibandingkan pertandingan lainnya. Pastinya saya akan lebih bersemangat dan termotivasi untuk bermain sebaik mungkin,” tegas bek timnas Indonesia U-23 itu.

Seperti diketahui, pada laga perdana Liga 1 2018 kedua tim mendapatkan hasil berbeda. Bali United mampu menang atas PSMS Medan, skor 1-0, sebaliknya PSIS takluk dari tuan rumah PSM Makassar dua gol tanpa balas.

Laga anti akan jadi pembuktian bagi kedua tim, apalagi dalam uji coba sebelum musim bergulir, PSIS berhasil mengalahkan Bali United di Bali. Akankah Bali United berhasil revans atas kekalahan tersebut, atau sebaliknya PSIS makin mengukuhkan dominasinya terhadap Bali United? (grd)