DEPOK (Bisnis Jakarta) – Sejak pagi Kepolisian Polsek Beji tersebut telah melakukan sterilisasi di sejumlah tempat ibadah umat Kristiani jelang Perayaan Paskah yang jatuh pada Jumat (30/03). Di wilayah tersebut tercatat ada delapan gereja yang menjadi titik pengamanan.

Kapolsek Beji, Kompol Yeny Anggraeni Sihombing mengatakan kesiagaan dilakukan agar umat Kristiani bisa merayakan Paskah dengan suasana keamanan yang kondusif. “Kami melaksanakan pengamanan menyeluruh pada gereja yang melaksanakan perayaan Paskah. Di Kecamatan Beji sendiri, ada delapan geraja,“ ujar, Kamis (29/03).

Tak hanya sterilisasi, pihaknya juga mengerahkan seluruh anggotanya untuk berjaga sejak malam Paskah, hingga kegiatan Paskah usai. Hal itu dilakukan, karena rumah ibadah gereja cukup banyak di Kecamatan Beji. “Kami kerahkan semua anggota, dengan atribut lengkap. Ini untuk berja-jaga jika ada hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Dalam pengamanan tersebut, polisi bekerja sama dengan petugas keamanan internal masing-masing gereja. Pemeriksaan ruangan dan halaman gereja juga jadi perhatian petugas demi mengantisipasi gangguan keamanan. “Pengamanan ini untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah Paskah. Termasuk antisipasi terjadi ancaman teror, maupun kerawanan lainnya,” katanya. (jif)