Seville ( Bisnis Jakarta ) – Bayern Munich bangkit dari ketinggalan dengan bantuan dua defleksi, termasuk gol bunuh diri, untuk menang 2-1 di markas Sevilla pada pertandigan leg pertama perempat final Liga Champions yang berlangsung menarik pada Selasa.

Pablo Sarabia membawa Sevilla memimpin ketika ia mengungguli Juan Bernat untuk mengendalikan bola umpan silang Sergio Escudero dan melepaskan sepakan yang masuk ke gawang pada menit ke-32.

Bagaimanapun, lima menit kemudian, Bayern menyamakan kedudukan ketika pemain Sevilla Jesus Navas mendefleksikan bola umpan silang Franck Ribery melewati kiper David Soria di tiang dekat.

Dengan Sevilla yang kelelahan, juara Eropa lima kali Bayern mengambil keuntungan dan Thiago menanduk bola gol kemenangan dengan bantuan defleksi Sergio Escudero pada menit ke-68.

“Sevilla merupakan tim yang bagus dan tidak mudah (untuk menang) di sini,” kata Ribery. “Kami bereaksi dengan baik saat tertinggal. Anda tidak boleh melakukan kesalahan, Anda harus selalu waspada.” Pelatih Bayern yang sarat pengalaman Jupp Heynckes mengatakan timnya memerlukan sedikit keberuntungan untuk membalikkan situasi.

“Secara psikologis sangat penting untuk menyamakan kedudukan dengan cepat, bahkan jika itu memerlukan sedikit keberuntungan,” ucapnya. “Namun jika kami ingin menjuarai Liga Champions, kami perlu berkembang.” Sevilla asuhan Vincenzo Montella tidak beruntung setelah turun minum, setelah tampil lebih baik pada babak pertama dan mendemonstrasikan semangat yang membawa mereka menyingkirkan Manchester United dari 16 besar.

Meski tidak diperkuat pengatur permainan yang terkena skors Ever Banega, tim Andalusia itu mengabaikan status “underdog” mereka dan mungkin mendapat penalti ketika Joaquin Correa dijatuhkan Jerome Boateng, namun ia justru mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan “diving.” Sarabia kemudian semestinya membawa tuan rumah unggul namun tembakannya melebar setelah bola jatuh dengan sempurna ke dirinya di depan gawang.

Gelandang serang asal Spanyol itu menebusnya dengan mengukir gol pembukaan sebelum gol bunuh diri Navasa menyamakan kedudukan.

Sevilla nyaris mencetak gol setelah turun minum namun Javi Martinez melakukan tekel tepat waktu terhadap Franco Vazquez di area penalti untuk menggagalkan peluang.

Setelah itu tuan rumah kehabisan energi dan Soria harus melakukan penyelamatan bagus untuk menggagalkan upaya Martinez sebelum Thiago mengemas gol penentu kemenangan dengan sundulan yang terdefleksi dari umpan silang lain kiriman Ribery.

“Tim sedikit terluka, namun kami bermain melawan tim yang hebat,” kata gelandang Sevilla Steven N’Zonzi.

Sevilla kini memerlukan kemenangan di markas tim Jerman itu di Munich pada leg kedua Rabu depan untuk mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya.

“Kami kalah 1-2 dan apapun dapat terjadi pada leg kedua,” tambah N’Zonzi. “Itu adalah 90 menit, 11 melawan 11, kami memiliki tim yang bagus dan kami tahu itu akan sangat berat, namun apapun dapat terjadi.”(ant)