DEPOK (Bisnis Jakarta) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat pada 23 April mendatang. Ujian tahunan tersebut, rencananya diikuti sekitar 27.285 pelajar dari 286 SMP/sederajat yang tersebar di Kota Depok.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 256 sekolah sudah bisa melakukan UNBK secara mandiri. Sisanya, masih bergabung dengan sekolah lain. “UNBK SMP akan dilaksanakan selama empat hari, dengan empat mata ujian. Yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Bagi siswa yang berhalangan hadir, bisa mengikuti ujian susulan pada tanggal 8-9 Mei mendatang,” katanya, di Balai Kota Depok.

Thamrin menambahkan, UNBK yang digelar di tingkat SMP negeri dan swasta dilakukan di 214 sekolah, dengan server sebanyak 342 unit. Sementara, di Madrasah Tsanawiyah (MTs) ada 72 sekolah dan server yang disiapkan sekitar 94 unit.

Dikatakannya, secara teknis, UNBK akan berlangsung dalam tiga gelombang (shift). Mulai dari pukul 07.30 WIB, 10.30 WIB, dan 14.00 WIB. Dirinya menambahkan, soal di masing-masing jam tersebut berbeda, namun dari tingkat kesulitan, memiliki komposisi yang sama, yaitu mudah, sedang, dan sulit.

“Masing-masing ruangan akan dijaga oleh dua pengawas, satu proktor dan tenaga teknisi, sehingga kalau terjadi hambatan sudah ada tenaga ahlinya. Kita juga sudah mengirim surat ke PLN terkait pasokan listrik. Termasuk mengimbau sekolah untuk menyiapkan genset,” katanya. (jif)