Cikarang, Bekasi ( Bisnis Jakarta ) – Perbaikan badan jembatan Cipamingkis Cibarusah akan dilakukan dalam waktu dekat dengan menggunakan anggaran tanggap darurat Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Sudah langsung dibikin RAB (Rencana Anggaran Biaya) nya sehingga mudah-mudahan perbaikan bisa segera dilakukan dalam waktu dekat, sudah dianggarkan Rp 1,5 miliar,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Kardin, Jum’at.

Dia mengatakan kalau sumber anggaran perbaikan jembatan berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Bekasi.

“Itu anggaran tanggap darurat akibat musibah bencana dari Bappeda,” katanya.

Kardin mengatakan kalau anggaran itu cukup untuk perbaikan sementara badan jembatan yang ambrol beberapa waktu lalu.

“Tapi untuk perbaikan permanen tidak bisa, harus dari Kementerian yang turun,” katanya.

Menurut dia, salah satu upaya untuk mencegah terjadinya longsor kembali adalah dengan menormalisasi sungai Cipamingkis untuk kemudian dibangun kembali Tembok Penahan Tanah (TPT).

“Batu-batu di tepikan agar jalur air di sungai yang berada tepat di bawah jembatan itu lurus dan tidak nikung lagi. Sehingga ketika air sungai deras tidak akan menghantam tanah yang menjadi penahan badan jembatan lagi untuk kemudian dipasang turap,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Taih Minarno mengatakan jembatan Cipamingkis Cibarusah harus segera diperbaiki karena dikhawatirkan longsor akan semakin parah sehingga menyulitkan serta membahayakan warga yang melintas.

“Kemarin kita habis sidak, minggu depan dibangunnya,” kata dia.

Jembatan Cipamingkis di jalan Loji, Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, terancam ambruk lantaran tanah di sekitar tiang penyangga jembatan di atas sungai Cipamingkis itu amblas tergerus arus sungai.

“Tanah longsor semakin parah, sudah memakan badan jalan dan hampir mengenai kontruksi jembatan,” kata warga setempat Andi (45).

Andi mengatakan separuh badan jalan amblas menyebabkan kendaraan roda empat tak bisa melintas sehingga warga bersama aparat setempat menutup akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Cibarusah dengan Bojongmangu dan Kabupaten Karawang itu.

“Ditutup sejak sepekan lalu untuk mobil, kalau sepeda motor masih bisa melintas,” katanya.

Camat Cibarusah Enop Chan mengatakan penyebab longsor tanah di sekitar tiang penyangga jembatan karena abrasi yang terjadi saat debit sungai itu meningkat.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mobil dialihkan ke jalur alternatif via Jonggol (Bogor) atau jalan Kampung Luwi,” katanya.(ant)