DEPOK (Bisnis Jakarta) – Sebanyak 47 Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Wilayah Depok serangkaian seleksi dan verifikasi calon wirausaha muda yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat (Jabar). Kegiatan yang dijembatani oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok ini, difokuskan untuk petani pangan dan hortikultura.

“Gubernur Jawa Barat ingin membangkitkan usaha di bidang pertanian. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jabar memberikan kuota sebanyak 40 orang di 27 kota maupun kabupaten untuk mengikuti seleksi dan verifikasi calon wirausaha muda,” ujar Kepala Seksi Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP Kota Depok, Harry Adam Fauzi di Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPP) Ratujaya, Depok Jumat (06/04).

Dikarenakan terbatasnya jumlah penerimaan calon wirausaha dari Jabar, lanjutnya, petani harus melalui serangkaian tes. Nantinya setelah lolos, petani akan mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Balai Pelatihan Pangan dan Hortikultura Cianjur pada Oktober 2018.
“Ini merupakan kali pertama, kegiatan dilakukan untuk di Kota Depok. Pada 2015 kami pernah ditawarkan provinsi, tapi belum siap. Alhamdulillah, saat ini petani sangat antusias,” ungkapnya.

Adapun, tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menjalani serangkaian seleksi dan verifikasi dari Provinsi Jabar antara lain, calon wirausaha atau petani harus bergerak di bidang pangan dan hortikultura, petani harus berkelompok dan yang terakhir harus memiliki jiwa usaha. “Harapanan kami, kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satunya dengan memberikan ilmu untuk berwirausaha, guna meningkatkan ekonomi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sawangan Nurjali, optimis dirinya akan lolos tahap seleksi dan verifikasi. Dia berharap bisa mengikuti serangkaian pelatihan yang diberikan Provinsi Jabar. “Berkas sudah lengkap, wawancara lancar. Saya optimis masuk ke dalam 40 petani terpilih untuk ikut dalam pelatihan di Jabar,” Katanya. (jif)