Bali United Bidik Poin Penting di Myanmar

DENPASAR (Bisnis Jakarta) – Meski tampil tanpa pemain pilar seperti Nick Van der Velden dan Made Andhika Wijaya, Bali United FC tetap membidik poin kala dijamu tuan rumah Yangon United dalam pertandingan lanjutan penyisihan Grup G Piala AFC 2018 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Rabu (11/4). Sebanyak 20 pemain diboyong ke Myanmar guna menghadapi tuan rumah.

“Ke-20 pemain itu sudah dipersiapkan secara matang pada laga di kandang lawan. Sehingga diharapkan mampu memetik poin pada pertandingan tersebut.,” kata pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro kepada pers di Denpasar.

“Anak asuh kami memang tak sempat istirahat, setelah sebelumnya bertanding melawan Perseru Serui dalam pertandingan Liga 1,” ujarnya.

Untuk posisi penjaga gawang, Wawan Hendrawan tidak diboyong ke Myanmar lantaran masih menderita demam dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Sedangkan I Made Wardana akan didampingi Diky Indriyana untuk posisi penjaga gawang yang dibawa dalam laga tandang kali ini.

Sedangkan di posisi pemain belakang, tim Bali United akan menurunkan kekuatan terbaiknya. Antara lain Ahn Byungkeon, Demerson Bruno Costa serta Ricky Fajrin masuk ke dalam rombongan. Selain itu ada juga Agus Nova Wiantara dan Dias Angga Putra.

Perubahan terjadi di posisi gelandang yakni tim “Serdadu Tridatu” tidak diperkuat Nick Van Der Velden dan Milos Krkotic. Nick Velden absen lantaran hukuman akumulasi kartu kuning, sementara Milos Krkotic belum terdaftar di AFC sebagai pemain Bali United karena baru bergabung.

Sebagai gantinya tim pelatih Bali United memboyong gelandang muda Sutanto Tan. Dan gelandang andalan seperti Fadil Sausu dan Muhammad Taufiq. Sementara itu, di posisi penyerang, yakni Ilija Spasojevic, Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly.

Hanya saja tim pelatih Bali United masih belum bisa memboyong Yabes Roni Malaifani lantaran masih dalam masa pemulihan cedera. Sebagai gantinya adalah Miftahul Hamdi, I Nyoman Sukarja, dan Yandi Sofyan. (grd/ant)