DEPOK (Bisnis Jakarta) – Terkait berjatuhannya korban tewas akibat minuman keras (miras) di wilayahnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengimbau warga untuk melaporkan toko atau minimarket yang masih menjual miras hingga saat ini. Tidak hanya itu, Pemkot Depok juga akan memberikan peringatan bagi penjual atau pemilik usaha yang tetap nekat menjual miras tersebut.

“Saat ini penjual minuman keras, sudah masuk ke warung yang ada di kampung-kampung. Ini membuktikan, miras sangat mudah didapat oleh semua umur. Kami minta media dan masyarakat bisa ikut menginformasikan jika masih ada tempat yang dilarang, tapi masih menjual miras,” ujarnya, di Festival Limo.

Menurutnya, saat ini Satpol PP Kota Depok bersama instansi vertikal lainnya, telah melakukan razia di beberapa tempat yang menjual miras tersebut. Dalam hasil razia, banyak ditemukan warung-warung yang memperjualbelikan miras secara bebas.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di seluruh wilayah di Kota Depok, melalui dinas dan instansi vertikal lainnya agar jual beli miras dapat diberantas hingga akar-akarnya,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, melalui kerja sama Pemerintah Kota Depok, dengan masyarakat dapat mengurangi angka penjualan miras di wilayah Kota Depok. Dengan begitu, remaja yang menjadi penerus bangsa bisa terhindar dari peredaran miras yang sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.

“Kita jaga generasi penerus bangsa, jangan sampai rusak karena miras yang dapat mematikan,” himbaunya. (jif)