DEPOK (Bisnis Jakarta) – Diklaim guna memaksimalkan pelayanan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengaku masih membutuhkan banyak Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tenaga fungsional dan tenaga teknis. Formasi itu juga dinilai penting untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, baik di bidang kesehatan hingga pendidikan.

“Saat ini saja tenaga teknis yang dimiliki Pemerintah Kota Depok, hanya kurang lebih 2000, sudah termasuk tenaga fungsional. Seperti guru dan bidang kesehatan,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris melalui keterangannya di Lapangan Balai Kota, Senin (09/04).

Dirinya menjelaskan, pebandingan tampak sangat jauh dengan jumlah penduduk yang ada di Kota Depok. Melalui dinas terkait yang memproses kebutuhan CPNS, Pemkot Depok akan mencoba melakukan pengajuan penambahan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pegawai negeri di Kota Depok. “Usulan penambahan CPNS didasari dengan banyaknya pegawai yang telah memasuki masa pensiun, sehingga beberapa dinas ada kekosongan pegawai,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, CPNS yang nantinya dibutuhkan harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, nantinya akn diarahkan langsung sebagai pelayan masyarakat yang baik. “CPNS ini harus sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Kami berharap usulan ini segera teralisasikan, agar pelayanan bagi masyarakat semakin maksimal,” katanya. (jif)