MEPRIHATINKAN – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Ade Yasin-Iwan Setiawan (HADIST) mengaku prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan, di beberapa wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.

CIBINONG (Bisnis Jakarta) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Ade Yasin dan Iwan Setiawan (HADIST) berjanji akan menggenjot pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah terpelosok dan berbatasan yang ada di Kabupaten Bogor.

Menurut Ade Yasin, pembangunan insfrastruktur seperti akses jalan dan jembatan antarwilayah itu penting untuk tujuan memudahkan warga dalam beraktivitas,  sekaligus mempercepat upaya penggerakan perekonomian warga di Kabupaten Bogor. “Saya dan Pak Iwan melihat wilayah di pelosok perlu perhatian lebih, khususnya di bidang infrastruktur. Sebab dalam berbagai kesempatan warga sering mengadu dan mengeluhkan soal jalan dan jembatan yang rusak bertahun-tahun dan bahkan ada jalan desa di perbatasan yang berbatu dan berlubang sehingga menyulitkan warga yang hendak melakukan berbagai aktivitas. Tentu ini akan menjadi salah satu fokus dan perhatian kami nanti jika terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati Bogor,” ujarnya, Ade Yasin, di kantor DPD PPP Kabupaten Bogor, Jum’at (13/04).

Pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok menjadi penting lantaran dalam tiap kunjungan (blusukan) ke desa atau kampung di pelosok Kabupaten Bogor, terutama yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten/kota lain, pasangan ini mengaku acapkali menemukan akses jalan desa yang masih berbatu dan jembatan yang rusak karena memang belum tersentuh oleh pembangunan Pemkab Bogor.

“Pada saat saya dan Kang Iwan kemarin kampanye mengunjungi Kampung Cimapag, di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari kondisi jalannya memang sangat memprihatinkan. Untuk itu masyarakat di sana sangat berharap kepada kami jika nanti terpilih menjadi Bupati/Wakil Bupati Bogor bisa merealisasikan janji pembangunan jembatan permanen di desa tersebut,” uajr Ade.

Pasangan ini mengaku selain memprioritaskan pembangnan di wilayah tertinggal dan pinggiran di Kabupaten Bogor, meraka juga telah memiliki jargon program unggulan ‘Panca Karsa’ dalam kampanyenya yang itu diharapkan mampu menyentuh hati dan simpati warga Kabupaten Bogor untuk memengakan pasangan tersebut pada ajang Pilkada serentak 27 Juni 2018. (bas)