JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Sebanyak 20 nama Kereta Api (KA) untuk angkutan lebaran mulai beroperasi 8 Juni hingga 25 Juni 2018. Namun ada beberapa nama KA yang beroperasi lebih awal, misalnya Kertajaya Lebaran, Brantas Lebaran, dan Mataram Premium yang sudah mulai dioperasikan mulai tanggal 5 Juni 2018 hingga 26 Juni 2018.

Dirut PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan PT KAI akan melakukan posko Angkutan Lebaran 2018 selama 22 hari mulai tanggal 5 Juni hingga 26 Juni 2018. Selama masa posko tersebut, seluruh pegawai PT KAI akan dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun dan tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan.

Edi mengatakan, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket KA tambahan ini melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, contact center 121, gerai, minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.

Pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 ini, KAI memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket. Selain itu, KAI juga memperkuat sistem keamanan dengan meng-upgrade sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT serta mengoptimalkan server-server penjualan tiket KA.

Sementara itu, sampai tanggal 13 April 2018, dari jumlah total tempat duduk KA reguler jarak jauh dan menengah (tidak termasuk KA lokal) sebanyak 2.257.904 seat, 42,91%-nya telah terjual, sehingga masih banyak tiket KA reguler yang masih tersedia dengan berbagi rute dan tanggal tertentu.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA selama masa angkutan Lebaran, PT KAI akan menggelar program pembagian takjil dan makan gratis (buka dan sahur bersama) untuk penumpang pada sepuluh hari puasa terakhir. PT KAI juga akan mengerahkan seluruh pegawainya untuk membantu pelayanan di stasiun-stasiun. (son)