Jakarta ( Bisnis Jakarta ) – Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Exco PSSI) Gusti Randa berharap pelatih baru tim nasional U-19 merupakan sosok pengayom dan kebapakan.

Alasannya, kata Gusti, pihaknya menginginkan timnas U-19 memiliki rasa kebersamaan yang erat tanpa embel-embel egoisme.

“Hal itu sempat tampak dalam kepemimpinan Indra Sjafri, dengan sistem paternalistik (kebapakan) yang diterapkannya,” ujar Gusti di sela perayaan ulang tahun PSSI di Jakarta, Rabu (18/4) malam.

Dia melanjutkan, sikap seperti itu penting karena timnas U-19 merupakan batu loncatan dari pembinaan usia muda sebelum beralih ke U-23 dan senior.

“Timnas U-19 ini cikal bakal tim nasional di masa depan,” kata Gusti.

Namun, dia enggan menjawab apakah nama Indra Sjafri masuk dalam kandidat pelatih baru timnas U-19 yang rencananya dibahas dalam rapat Exco PSSI pada akhir pekan ini.

Gusti hanya mengakui bahwa memang ada beberapa masukan untuk mengembalikan Indra ke timnas U-19.

“Rapat Exco saya belum tahu kapan. Yang jelas kami ingin pelatih yang bisa mengayomi di timnas U-19,” tutur dia.

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyebut nama pelatih timnas U-19 akan diumumkan sebelum tanggal 23-24 April 2018 setelah diputuskan dalam rapat Exco PSSI.

Beberapa nama memang santer merebak untuk menggantikan posisi Bima Sakti di timnas U-19. Selain kembalinya Indra, juga tersiar kabar kedatangan mantan pelatih timnas U-23 Myanmar Gerd Zeise.

Bima Sakti sendiri hanya bertugas selama kurang lebih dua bulan di timnas U-19 sebelum difokuskan kembali membantu pekerjaan pelatih timnas Indonesia Luis Milla yang mempersiapkan skuat menuju Asian Games 2018.

Di masa kepemimpinan Bima, timnas U-19 selalu kalah dari dua kali pertandingan uji coba yaitu takluk dari timnas U-23 dengan skor 0-5 dan dikandaskan timnas U-19 Jepang dengan skor 1-4.

Sebelum Bima Sakti, timnas U-19 sempat dilatih Indra Sjafri. Indra sendiri merupakan pelatih tersukses sepanjang sejarah timnas U-19 setelah dia membawa anak-anak asuhnya juara Piala AFF U-19 pada tahun 2013.

Ketika itu, Indra juga berhasil menemukan bakat-bakat usia muda yang saat ini menjadi pilar tim nasional Indonesia seperti Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Hargianto, dan I Putu Gede Juni Antara.(ant)