JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Menhub Budi Karya Sumadi berharap dengan keputusan penambahan cuti bersama pada libur Idulfitri 1439 Hijriah akan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas baik arus mudik maupun arus balik tahun ini. “Kita memang melihat bahwasannya pengaturan ini membuat libur lebih tenang. Proses mudik itu akan lebih bagus kalau mereka diberikan pilihan, jangan diberikan pilihan pada satu atau dua hari menjelang Lebaran. Melengkapi keputusan itu saudara-saudara kita bisa libur atau pulang sejak hari Sabtu atau Minggu. Ini harapannya arus lalu lintas akan lebih terurai dengan banyak hari libur,” katanya di Jakarta, Kamis (19/4).

Libur nasional dalam rangka Idulfitri 1439 Hijriah akan jatuh pada 15 dan 16 Juni 2018. Pemerintah akan menambah cuti bersama dalam rangka libur Idulfitri 1439 H pada 11 dan 12 Juni 2018 sebelum Lebaran, dan pada tanggal 20 Juni 2018 sesudah Lebaran.

Dengan jumlah hari libur yang semakin panjang, menurut Menhub, maka arus mudik ini akan tersebar ke beberapa hari dan tidak menumpuk hanya pada dua hari sebelum Lebaran seperti tahun yang lalu. “Ini akan tersebar ke beberapa hari. Kalau tahun kemarin itu dua hari, maka menumpuk pada dua hari itu. Bayangkan jumlah mobil yang bergerak ke Jawa Tengah yang banyak sekali itu akan penuh. Tapi kalau ini mereka ada yang berangkat lebih awal,” ujarnya.

Budi menambahkan dengan adanya keputusan penambahan cuti bersama libur Lebaran tahun 2018 ini akan berpengaruh pada kapasitas tiket pesawat dan kereta api sebagai alat transportasi mudik. “Juga pesawat dan kereta yang lain membuat mereka lebih gampang mengatur ‘peak season’. Kalau biasanya mereka memesan tiket paling banyak pada dua hari sebelum Lebaran, maka dengan keputusan ini hari-hari sebelum itu akan diambil juga, sehingga kapasitas yang bisa diperoleh juga lebih baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan penambahan cuti bersama ini akan dapat memberi manfaat bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dengan cukup waktu. “Keputusan ini dilakukan atas pertimbangan untuk mengurai arus lalu lintas sebelum dan sesudah mudik Lebaran, dan kami harapkan dengan cukup waktunya masyarakat untuk bisa bersilaturahmi dengan keluarga yang ada di luar kota,” katanya. (son)