JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Ketua Umum Himpunan Masyarakat Muslim Profesional Alumni Universitas Indonesia atau SOLUSI UI (Solidaritas Muslim Alumni Universitas Indonesia) Sabrun Jamil menegaskan, meski Prabowo Subianto sudah mendeklarasikan diri menjadi salah satu calon presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, organisasi yang dipimpinnya masih akan terus melanjutkan pelaksanaan konvensi Calon Presiden Republik Indonesia yang ke 8. Alasannya, dunia politik sangat dinamis. Perubahannya bukan lagi bulan atau tahun, melainkan detik. Majunya Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto, melengkapi Capres yang sudah dideklarasikan oleh PDI Perjuangan, Joko Widodo.

Ketua Umum SOLUSI UI Sabrun Jamil kepada pers, Jumat (20/4) di Jakarta usai mengadakan diskusi terbatas SOLUSI UI tentang Konvensi Capres 2019. Sabrun Jamil didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) SOLUSI UI Eman Sulaeman Nasim, wakil ketua umum SOLUSI UI Ahmad Ghufron, pengurus bidang kajian teknologi Suparlan serta pengurus SOLUSI UI bidang hukum RA Nyai shanti Dewi mengatakan, Pendaftaran Pasangan Capres dan Cawapres baru akan dibuka pada bulan Agustus 2018 mendatang. Saat ini masih banyak waktu untuk menimbang dan mempersiapkan orang-orang terbaik untuk menjadi Capres atau Wapres. Segala kemungkinan bisa terjadi di dunia politik. Karena itu SOLUSI UI akan terus mendorong tokoh-tokoh terbaik alumni UI untuk menjadi Capres dan Cawapres. Karena itu, Konvensi Capres SOLUSI UI tidak akan kami hentikan, meski saat ini sudah ada 2 tokoh yang sudah dideklarasikan untuk menjadi Calon Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

Menurut Sabrun Jamil, Universitas Indonesia memiliki lulusan yang sudah teruji kualitas dan profesionalitasnya baik di level nasional maupun internasional. Mereka adalah mantan Menko Perekonomian yang juga pemilik dan pendiri CT Corporation Prof Dr Chairul Tanjung, mantan Menteri Hukum dan HAM Prof Dr Yusril Ihza Mahendra SH, Wakil Ketua DPR RI Dr Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI dari PKS Fahri Hamzah, mantan wakil menteri PAN dan Reformasi Birokrasi yang juga Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI Prof Dr Eko Prasojo, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, juga ada Ketua ILUNI UI Arief Budhy Hardono.

Selain itu, ada Ketua Tim Pemenangan Gubernur DKI Jakarta yang juga penggagas Ganti Presiden 2019 Dr Mardani Ali Sera, ada ustad yang juga Ketua DPP PKS Al Muzamil Yusuf. Selain itu ada tokoh wanita muslim yang selama ini rajin membela hak-hak umat Islam Fahira Idris. Mereka semua ada tokoh-tokoh dan profesional di tingkat nasional. Mereka pantas diberikan kepercayaan dan tanggungjawab mengelola dan membawa negara ini ke arah yang lebih baik,.

Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) ini menjelaskan, tokoh-tokoh alumni UI yang disebutkan di atas seperti Chairul Tanjung dan Yusril Ihza Mahendra pantas dicalonkan sebagai Presiden. Ada juga tokoh yang pantas dicalonkan jadi wakil Presiden seperti Prof Dr Eko Prasojo, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Fahira Idris atau Menko PMK Puan Maharani. Puan Maharani alumni Komunikasi FISIP UI sangat pantas untuk disandingkan sebagai wakil presiden berpasangan dengan Joko Widodo. Sedangkan Penggagas gerakan Ganti Presiden 2019 Mardani Ali Sera, karena kecerdasan dan keberaniannya sangat pantas bepasangan dengan Prabowo Subianto yang sdh diumumkan pencalonannya oleh Gerindra, maupun berpasangan dengan mantan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio ( jika beliau kelak mendapat dukungan partai ).

Polling Capres

Di tempat yang sama, Sekjen SOLUSI UI Eman Sulaeman Nasim memafarkan. Semula Konvensi Capres SOLUSI UI akan diadakan awal April 2018 lalu. Namun banyak suara dan pendapat yang meminta Konvesi dimundur hingga pertengahan Juli 2018. Sebelum konvensi dilaksanakan, sebagian besar anggota SOLUSI UI meminta diadakan polling online terlebih dahulu. “Saat ini, konsep polling online sedang dibuat oleh alumni dari Fakultas Teknik UI. Awal Mei kemungkinan polling sudah bisa disebar untuk menjaring pendapat dan pilihan dari para alumni UI,” papar Eman Sulaeman.

Pendiri lembaga konsultan strategic communication Indonesiachannel ini menjelaskan, dengan adanya polling alumni-alumni UI yang pantas menjadi Capres atau Cawapres, memberikan kesempatan kepada semua alumni UI di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia untuk menentukan siapa yang pantas memimpin negara selama 5 tahun ke depan. Selain itu juga memberikan kesempatan sekaligus mendorong alumni-alumni UI yang berkualitas, profesional dan berintegritas untuk menjadi pemimpin dan pengelola negeri ini. (son)