JAKARTA (Bisnis Jakarta) – PT Erajaya Swasembada Tbk (Perseroan) menyiapkan CAPEC untuk tahun ini sebesar RP350 miliar. “Semua dana CAPEC ini akan digunakan untuk pengembangan usaha, terutama membuka toko di sejumlah daerah,” ujar Wakil Direktur Utama, Hasan Aulia pada Publik Ekspose di Jakarta, Senen (23/4). Pada tahun ini, Erajaya akan menambah 250 toko di kota-kota yang termasuk dalam tier kedua dan ketiga.

Ia menjelaskan, kinerja Perseroan selama 2017 telah berhasil mencatat penjualan sebesar Rp23,24 triliun, naik 17,9%  dibandingkan penjualan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,55 triliun. Kenaikan ini  disebabkan oleh kenaikan penjualan dari beberapa segmen, terutama segmen telepon seluler dan  tablet, dan voucher.

“Perseroan membukukan Laba Bruto sebesar Rp 2,16 triliun di tahun 2017, naik sebesar 20,5%  dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 1,79 triliun. Sementara, Laba Komphehensif Tahun Berjalan  Perseroan di tahun 2017 tercatat sebesar Rp 348,55 miliar, naik 35,4% dari tahun 2016 Rp 257,48 miliar,” tambah Hasan Aulia.

Hingga 2017, Perseroan telah memiliki 84 titik distribusi dan 775 owned reatil outlet. Selain  itu, Perseroan juga memiliki kerjasama dengan kurang lebih 53.000 toko retail pihak ketiga.

Untuk itu, RUPST telah menyetujui pembagian deviden tunia senilai Rp38 per saham dengan nilai seluruhnya mencapai Rp110,2 miliar sebelum pajak yang akan dibayarkan atas 2,9 miliar saham.

Sementara itu, selain menambah 250 toko, sejumlah strategi telah disiapkan perusahaan ini, yakni mengembangkan lebih banyak lagi outlet retail yang bekerja sama dengan sejumlah operator dan pengembangan ke sector IoT. (grd)