Jakarta ( Bisnis Jakarta ) – Pelatih Satria Muda (SM) Pertamina, Youbel Sondakh, menyebut kunci kemenangan timnya di final ketiga Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 hingga keluar sebagai kampiun, adalah padunya permainan seluruh skuat tim.

“Puji Tuhan hari ini kami diberi berkat kemenangan. Ini kontribusi dari semua termasuk manajemen dan terutama pemain mulai dari yang lokal dan yang asing semua memberikan kemampuannya masing-masing,” kata Youbel usai pertandingan final ketiga IBL 2017-2018 di Jakarta, Minggu malam.

Satria Muda dipastikan menjadi kampiun IBL Pertalite 2017-2018 usai meraih dua kali kemenangan dari tiga petandingan partai final yang berformat “best of three” atas Pelita Jaya.

Pada pertandingan pertama yang dihelat di Britama Arena pada Kamis (19/4), Satria Muda, yang bertindak sebagai tuan rumah, memenangkan pertandingan dengan menumbangkan Pelita Jaya 73-63.

Pelita Jaya mampu menyeimbangkan kedudukan 1-1 dengan memenangkan final kedua yang digelar di kandangnya, di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Sabtu (21/4), dengan skor 94-78 atas Satria Muda.

Pada partai final penentu yang dihelat kembali di GMSB, Minggu malam, Satria Muda memastikan diri sebagai pemegang kampiun IBL Pertalite 2017-2018 setelah berhasil menumbangkan Pelita Jaya dengan skor 69-64.

Kendati kehilangan satu pertandingan dengan skor cukup jauh dalam final ini, Youbel mengatakan dalam pertandingan sepenting final mental merupakan hal yang utama.

“Dalam final semua aspek sangat krusial, ada kebanggaan di sana, di pertandingan final kedua setelah kami kalah ada yang meragukan juga dan itu kami jadikan penyemangat untuk di gim tiga hingga hasilnya seperti ini, puji tuhan,” ujar Youbel.

Gelar IBL Pertamina 2017-2018 sendiri menjadi gelar perdana bagi Youbel sebagai pelatih dari klub basket berbasis Jakarta yang berawal dari kompetisi amatir tersebut.

Youbel diketahui sudah cukup lama berkiprah di bawah bendera Satria Muda. Selain menjadi pelatih, dia juga pernah berpean sebagai pemain di klub pimpinan Erick Thohir tersebut.

Semasa masih bermain, Youbel pernah mempersembahkan berbagai prestasi, di antaranya berkontribusi membawa Satria Muda menjuarai IBL dalam empat musim beruntun yakni 2006, 2007, 2008 dan 2009.

Ia mengawali karier kepelatihan di Satria Muda pada 2014 sebagai asisten dari Cokorda Raka Satrya Wibawa, atau yang akrab disapa Wiwin.

Pada 2016, Youbel menggantikan Wiwin sebagai pelatih kepala dan sukses mengantarkan Satria Muda menjuarai Perbasi Cup tahun tersebut.(ant)