DEPOK (Bisnis Jakarta) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengklaim pelaksanaan UN Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2018 sudah 100 persen melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kini sekitar 27.285 siswa berasal dari 286 SMP negeri dan swasta termasuk Madrasah Tsanawiah (MTs) tengah mengikuti ujian tersebut.

Pihaknya mengaku antisipasi terkait sumber daya listrik telah dikoordinasikan dengan PLN. Namun, pada jam awal UNBK sempat terjadi gangguan jaringan sekitar pukul 08.00 WIB. Alhasil UNBK sempat molor sekitar 20 menit, hingga akhirnya pelaksanaan Ujian Nasional dapat kembali normal.

“Ada gangguan dari pusat hingga seluruh siswa se-Indonesia belum memulai ujian serempak dan bisa diatasi 20 menit kemudian. Listrik aman, kecuali terjadi bencana yang kaitannya dengan alam.” Katanya di Depok.

Selain itu, pada pelaksanaan UNBK hari pertama di Kota Depok juga dipantau langsung Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Menurutnya semua berjalan lancar dan tanpa hambatan berarti. Pihak berharap target rata-rata UN dilihat dari realitas, di samping yang sifatnya normatif disandingkan antara idealitas angka rata-rata 70 yang diinginkan dengan kenyataan di lapangan, serta evaluasi tahun lalu. Sehingga antara nilai dengan kenyamanan belajar anak akan saling melengkapi.

“Saya ingin melihat langsung pelaksanaan UNBK yang dimulai hari ini. Dengan pemantauan bisa memberikan dukungan moral bagi anak-anak Depok yang sedang berjuang untuk masa depannya. Serta tentunya, diharapkan mendapatkan nilai UN yang terbaik.’ ujarnya SMPN 18 Depok, Bojongsari Kota Depok. (jif)