TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rencananya bulan Juni mendatang akan menempati gedung baru.Pasalnya saat ini pembangunan gedung Dewan sudah mencapai 70 persen. “Katanya sih sudah 70 persen pembangunannya. Paling tidak ruang-ruang komisi, ruang paripurna bisa ditempati sambil menunggu ruang-ruang yang lain di selesaikan secara paralel,” ungkap Anggota Komisi lV DPRD Kota Tangsel, Rizki Jonis.

Lebih lanjut Rizki mengatakan, saat ini gedung baru yang akan ditempati dewan, tinggal menunggu pengadaan meubeler dan lift yang belum terpasang. “Katanya tinggal meubeler dan lift saja. Mudah-mudahan pas kita pindah kesana, semua sudah ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie mengatakan bahwa Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Tangsel, sudah berkirim surat kepada Walikota dan tinggal menunggu jawaban dari Walikota soal kepindahan Anggota DPRD. “Kita tidak akan memperpanjang kontrak (gedung ifa) lagi. DPRD pindah dan akan menggunakan gedung baru pada bulan Juni. Artinya akan menempati bangunan yang sudah selesai yang dianggap bisa,” ujarnya.

Ramlie menambahkan, bahwa sewa gedung ifa yang sudah ditempati sejak pertengahan Juni 2015 lalu, akan berakhir pada Juni 2018 ini. Selain itu, untuk biaya sewa gedung di lantai lll saat ini harganya sudah naik. “Gedung ini juga mau dijual sama yang punya. Nah, kalau seandainya harga sewanya naik dan kita bayar, tiba-tiba gedung ini terjual, kita pindah kemana. Mau kita ambil uang sewanya pasti repot kan,” tandasnya. (nov)