TANGERANG (Bisnis Jakarta) – Universitas Budi Luhur,sebagai yayasan pendidikan yang sudah 39 tahun berjalan didunia pendidikan tinggi, kali ini bersama Jalur Pipa Gas (JPG), Sinarmasland dan ISSI Kabupaten Tangerang menunjukkan kepedulian dan dukungan terhadap dunia olah raga Indonesia dengan menyelenggarakan event Universitas Budi Luhur–Sinarmasland–JPG–ISSI Kab.Tangerang MTB XC Eliminator Championship 2018 di sirkuit BIKE PARK-BSD Xtreme Park, BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang.

“Universitas Budi Luhur berkomitmen untuk mendukung perkembangan olah raga nasional, khususnya di cabang balap sepeda gunung, dan berharap melalui kejuaraan ini mampu melahirkan bibit pembalap baru yang berkualitas dan mampu berprestasi di kancah nasional maupun internasional,” ungkap Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro,MBA dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/4).

Sementara itu  Rektor Universitas Budi Luhur Prof.Dr.sc.agr.Ir.DidikSulistyanto menambahkan,“UBL-Sinarmasland-JPG-ISSI Kab.Tangerang ini juga merupakan komitmen Universitas Budi Luhur dan Jalur Pipa Gas (JPG) untuk terus memberikan yang terbaik kepada para atlet atas prestasi yang telah mereka raih, serta bentuk kepedulian untuk melahirkan bibit baru untuk terus beregenerasi, dan memberikan bentuk hiburan yangm enyegarkan bagi masyarakat.”

Menurut Kasih Hanggoro, sudah ada tiga atlet sepeda gunung yang mendapat beasiswa di Universitas Budi Luhur dan mereka selain berprestasi di kampus juga cukup berprestasi di kejuaraan-kejuaraan balap sepeda gunung yang mereka ikuti. “Ketiganya akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olah Provinsi (PORPROV) tahun 2018 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020,” ujar KasihHanggoro.

Ketua Jalur Pipa Gas (JPG) Devino Oktavianus mengatakan,Track Bike Park–BSD Xtreme Park yang digunakan sebagai arena balap merupakan track BMX Cross yang dimodifikasi untuk  XC Eliminator yang hanya berjarak sekitar 800 m dengan kategori teknikal namun tidak melupakan hal yang utama yaitu safety untuk semua peserta.

“Rute dan karakter track telah disesuaikan dengan karakter sepeda tersebut. Kami juga menggunakan Database JPG dalam  pencarian bakat-bakat pada usia dini yang nantinya akan digunakan sebagai rekomendasi Pemerintah Daerah untuk pembinaan selanjutnya. Diharapkan hal ini dapat menjadi penyegar bagi para pembalap dan penghobi sepeda gunung,” ujar Devino.

Lomba balap sepeda Cross Country kali ini memperebutkan hadiah dengan nilai total sebesar Rp80 juta. Pada kejuaraan ini, memperlombakan kelas :Men Elite,WomenElite/Open, MenSenior Open (19-30 tahun), Men Master A (31-40 tahun),Men Master B (41-50 tahun), Men Master C(51 tahun ke atas), Men Junior (16-18 th), Men Pra Junior (15 tahun ke bawah), Men Open Full Suspension (31 tahun ke atas) dan Men Open Cyclo Cross(19tahunkeatas).

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Promosi dan Kerja Sama UBL, Joko Sutrisno, yang didampingi Manager Humas Linda Islami menerangkan, even kali ini, pihaknya menggunakan track aspal, tidak seperti lomba sebelumnya. Ini sebagai ajang promosi Asian Games, karena Universitas Budi Luhur menjadi bagian di even 4 tahunan itu setelah beberapa mahasiswa-mahasiswinya menjadi sukarelawan dibidang  IT.

“Dengan berbagai kelas yang dilombakan animo dari peserta cukup membludak dan kami puas dengan apa yang kami lakukan selama ini untuk cabang sepeda, agar jika orang bicara sepeda pasti ikonnya Universitas Budi Luhur,” tutup Joko Sutrisno. (grd)