Washington ( Bisnis Jakarta ) – LeBron James mengukir 26 poin, 13 assist, dan 11 rebound untuk membantu Cleveland Cavaliers menang 113-112 melalui overtime atas Toronto Raptors pada pertandingan pembukaan semifinal Wilayah Timur pada Selasa malam di Air Canada Centre.

JR Smith mencetak 20 poin, dan Kyle Korver menambahi 19 poin untuk Cleveland, yang tidak pernah memimpin dalam waktu normal. Jeff Green mencetak 16 poin, dan Tristan Thompson berkontribusi 14 poin dan 12 rebound untuk tim unggulan keempat Cavaliers.

DeMar DeRozan mengemas 22 poin, dan Jonas Valanciunas mencatatkan 21 poin dan 21 rebound untuk Raptors. Kyle Lowry membukukan 18 poin dan sepuluh assist, dan Pascal Siakam mencetak 11 poin untuk tim unggulan teratas Raptors.

Pemain Toronto Fred VanVleet gagal memasukkan tembakan tiga poin yang berpotensi mengamankan kemenangan timnya saat overtime menyisakan 3,4 detik.

“Mempertimbangkan situasi-situasi yang ada, kami jelas telah mencuri satu (kemenangan),” kata pelatih Cleveland Tyronn Lue. “Menurut saya kami tidak memainkan permainan terbaik kami. Menurut saya mereka mengetahui hal itu juga. Kami tidak bermain sangat baik, namun untuk datang kemari dan mengalahkan tim seperti Toronto di kandang mereka sendiri… Ini terasa seperti kami telah mencuri satu (kemenangan).” Gim kedua akan dimainkan pada Kamis di Toronto.

Tembakan tiga poin Korver saat 37 detik menuju overtime membawa Cleveland unggul untuk pertama kalinya sepanjang pertandingan. Smith gagal memasukkan lemparan tiga poin dan Thompson mencetak poin dari dekat untuk membawa Cavaliers memimpin 113-107 dengan waktu tersisa 2:17.

Raptors mendekat satu poin melalui lemparan tiga poin Lowry dengan 57,9 detik tersisa.

James mencatatkan “triple-double” ke-21nya pada pasca musim. Korver dan Smith masing-masing mengemas lima lemparan tiga poin ketika Cavaliers mencatatkan 14 keberhasilan dari 35 tembakan tiga poin, dan memiliki keberhasilan tembakan 41,2 persen secara keseluruhan.

Raptors memiliki persentase keberhasilan tembakan dua poin sebesar 42,9 persen dan sukses memasukkan sembilan dari 28 tembakan tiga poin.

“Banyak hal, kami melakukannya sendiri,” kata pelatih Toronto Dwane Casey. “Menurut saya, kami adalah tim yang lebih baik. Kami hanya tidak memasukkan tembakan-tembakan secara beruntun. Saya tahu ini terdengar menyederhanakan, namun kami harus membuka mata kami, memaksimalkan kesempatan-kesempatan yang kami miliki dan beberapa hal lain yang dapat kami perbaiki saat bertahan.” James memasukkan tembakan turnaround dengan 30,3 detik tersisa di waktu normal untuk menyamakan kedudukan menjadi 105-105. Toronto gagal memasukkan empat tembakan dalam penguasaan bola terakhirnya, dan tembakan James memantul di ring ketika waktunya habis.

“Saya jelas tidak tampil seefisien yang saya inginkan,” kata James. “Saya menyia-nyiakan banyak peluang terbuka, banyak peluang tembakan tiga poin ketika kami tertinggal. Banyak bola lambung di garis… Rekan-rekan setim saya begitu luar biasa pada malam ini. Mereka menaikkan performa saat saya tidak berada dalam penampilan terbaik.” Toronto memimpin tiga poin saat pergantian babak sebelum mengendalikan tujuh menit pertama kuarter ketiga melalui lemparan Valanciunas, untuk mengubah skor menjadi 80-67 dengan waktu menyisakan 5:08.

Cavaliers meresponnya dengan laju 13-3 untuk memangkas defisit mereka menjadi tiga poin dengan waktu menyisakan 1:38. Siakam mencetak dua poin beruntun untuk mendorong Raptors kembali memimpin sebanyak tujuh poin sebelum Toronto mengokohkan keunggulan lima poin menjelang kuarter terakhir.

Delon Wright memasukkan lemparan tiga poin pada awal kuarter keempat untuk membawa Raptors memimpin 92-82. Bagaimanapun, Cleveland menjawabnya dengan laju 12-4, dan tembakan tiga poin Smith membawa Cavs memimpin 96-94 dengan waktu tersisa 8:05.

Lemparan tiga poin dari James membuat Cavaliers memimpin 100-99 dengan waktu menyisakan 4:48 untuk dimainkan. Serge Ibaka memasukkan lemparan tiga poin dengan 1:42 detik tersisa untuk membawa Toronto memimpin empat poin sebelum James memasukkan dua lemparan beruntun untuk mengunci skor.

DeRozan mencetak 15 poin pada babak pertama ketika Toronto memimpin 60-57 saat turun minum.(ant)