DEPOK (Bisnis Jakarta) – Diklaim telah menyelesaikan penertiban kabel udara tahap pertama. Wali Kota Depok mengaku bakal kembali menertibkan menargetkan pihak terkait untuk menyelesaikan di kawasan Ramanda hingga ujung Jalan Margonda. Sebab, kegiatan tersebut dinilai penting sebagai implementasi visi Kota Depok mewujudkan Depok Smart City.

Menurut Mohammad Idris Kota cerdas tak hanya banyak membuat aplikasi. Namun, juga bermakna tentang penyediaan sarana dan prasarana, serta menyelesaikan wacana pembangunan berbasis teknologi. “Pemkot Depok sudah melakukan penertiban kabel udara untuk tahap pertama, dari Flyover Universitas Indonesia (UI) Depok hingga Jalan Ramanda. Untuk itu komunikasi dan koordinasi antar-perangkat daerah harus terus ditingkatkan untuk tahap selanjutnya.” Katanya di kawasan Margonda, Senin (30/04).

Selain itu, guna memastikan tidak ada kabel yang terlewat penyisiran juga kembali dilakukan Pemkot Depok di kawasan Universitas Indonesia (UI) Depok hingga Ramanda dan sebaliknya. Sementara, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Herman Hidayat mengaku, penataan kabel telah sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No 20 Tahun 2010, tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan. “Kami juga dikuatkan oleh Surat Edaran Wali Kota Depok No 600/0281-Pemb Tanggal 28 Mei 2017, tentang intruksi relokasi kabel udara ke saluran utilitas bersama di sepanjang Jalan Margonda.” Ungkapnya.

Pihaknya juga mengaku pemutusan kabel udara secara bertahap. Mulai dari UI-Juanda segmen wilayah pertama pada 13 Maret, UI-Juanda segmen pertama wilayah timur pada 16 Maret, Juanda-Ramanda segmen dua wilayah barat pada 20 Maret dan Juanda-Ramanda segmen dua wilayah timur.

Sementara, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Mochamad Hadiyana menyambut positif keseriusan Pemkot dalam menata kabel fiber optik di Jalan Margonda. Bahkan, dengan pencapaian 100 persen penyelesaian penurunan kabel tersebut, bisa dicontoh oleh daerah lainnya.

“Semoga Kota Depok menjadi barometer bagi kota-kota lainnya dalam hal penataan kabel,” katanya. (jif)