TUNJUKKAN APLIKASI - Ustadz Yusuf Mansur (dua dari kanan) menunjukkan aplikasi Muslim Go di smartphone didampingi Marketing Marketing Muslim Go, Jarot Utomo (kanan), Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Qur'an Dr. H. Muchlis M Hanafi, M.A, (tengah), Zarkasi, dan H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, M.A (kiri).

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Ada yang menarik dari Muslim GO yang telah diluncurkan di Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Indonesia, Jumat (4/5). Aplikasi ini merupakan yang pertama menggunakan font (jenis huruf) Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia yang telah disertifikasi Kementerian Agama.

Muslim GO ini sudah dapat dinikmati pengguna smartphone bersistem operasi Android maupun iOS. Untuk memonetasi aplikasi sendiri, Muslim GO ini menggunakan iklan yang akan hadir pada halaman tertentu atau terkadang ilkan pop up ketika penggunanya sedang membuka aplikasi. Namun untuk menghilangkan iklan ini penggunanya dapat beralih dari versi gratis ke Premium.

Marketing Manager Muslim GO Indonesia Jarot Utomo mengatakan, aplikasi ini telah melayani lebih dari sejuta pengguna aktif dan diunduh lebih dari 2,5 juta kali di Indonesia. Selain Indonesia, aplikasi Muslim GO telah digunakan di berbagai negara, seperti Malaysia, Pakistan, China, dan India.

Dalam kesempatan ini juga, pihak Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan Font LPMQ Misbah dan Qur’an Kemenag. Sekilas, Font LPMQ Misbah merupakan data yang digunakan olej aplikasi untuk menampilkan teks ayat Al-Qur’an sesuai dengan Mushaf Standar Indonesia (MSI) dan dapat ditampilkan dengan berbagai ukuran.

Sementarai Qur’an Kemenag merupakan aplikasi Mushaf Al-Qur’an digital yang dibuat oleh Kementerian Agama c.q Lanjnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Bisa dibilang aplikasi ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan Mushaf Al-Qur’an yang berbentuk digital.

Ustaz Yusuf Mansur menyambut baik aplikasi Muslim GO karena dapat membantu menyebarkan alquran kepada masyarakat. Karena Alquran dapat menjadi penuntun manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Pengaruh Alquran terhadap kehidupan manusia dirasakan sendiri oleh Ustaz Yusuf Mansur. Dalam perjalanan karirnya sebagai pengusaha,kata Ustaz Yusuf, tak lepas dari peran alquran hingga saat ini.

“Saya tumbuh dari alquran,” ujar Ustaz Yusuf.

Alquran, menurut Ustaz Yusuf, merupakan kitab suci yang diturunkan kepada siapa dan untuk apa saja. Ustaz Yusuf meyakini kandungandalam alquran akan membawa masa depan yang lebih baik. Karenanya Ustaz Yusufmengajak umat Islam untuk memperbanyak membaca alquran.

“Sampai hari ini saya takjub dengan alquran,”kata Ustaz Yusuf. (grd)