London ( Bisnis Jakarta ) – Burnley akan tetap pada gaya bermain yang telah membawa mereka sukses di Liga Inggris musim ini, dengan manajer Sean Dyche mengatakan pada Jumat bahwa dirinya tidak berniat mengubah pendekatan tim hanya karena mereka kemungkinan akan bermain di Liga Europa musim depan.

Burnley, yang berada di urutan ketujuh klasemen sementara dengan 54 poin, hampir pasti mendapat tempat di Liga Europa musim depan, karena mereka terpaut enam poin dan 15 gol lebih baik daripada tim urutan delapan Everton dengan dua pertandingan tersisa.

Tim Dyche berhasil menang atas sebagian besar tim yang ada di atas mereka karena pendekatan praktis manajer mereka, yang bergantung pada soliditas defensif dan kerja tim ketimbang keterampilan individu.

“Tetap berpegang pada dasar-dasar dari apa yang kita lakukan sambil melihat kemungkinan tantangan yang akan muncul … ada hal-hal tertentu … pengaturan waktu, perencanaan dari jenis yang berbeda tetapi kami mencoba untuk tidak melakukan perubahan radikal,” kata Dyche.

“Anda harus hati-hati, saya berpikir untuk tidak mengubah segalanya karena itu bisa menjadi alasan yang salah.” Burnley akan memulai persinggahan di Liga Europa untuk pertama kalinya sejak penampilan 1966-1967 mereka di Inter-Cities Fairs Cup, tetapi manajer tidak akan menghabiskan banyak uang untuk pemain tambahan yang akan membantu serangan di depan.

Sebaliknya, Dyche bertekad untuk terus membangun tim secara bertahap, dan manajer itu sudah membuat rencananya untuk musim depan.

“Kami mencoba melihat bagaimana kami bergerak maju, bagaimana kami beradaptasi, apakah kami mengubah hal-hal untuk alasan yang benar,” tambahnya. “Kami masih belum ada di sana … kita akan lihat, tetapi kita punya ide tentang ke mana kita akan pergi.” Burnley akan bertandang ke Arsenal yang menempati peringkat enam di liga pada Minggu, akan tetapi tanpa diperkuat bek Ben Mee yang telah kembali berlatih setelah pulih dari cedera tulang kering namun belum siap beraksi.(ant)