DEPOK (Bisnis Jakarta) – Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Herman Hidayat mengklaim secara pasti Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Depok terus meningkat progresif. Terlebih ditambah tingginya jumlah pengguna internet yang cukup menjadikan wilayah Depok sebagai modal untuk pengembangan ekonomi digital.

“Pengembangan ekonomi digital seiring dengan tren belanja online yang sedang berkembang. Tercatat di tahun 2016 berada di angka 6.54 persen, sedang di 2017 LPE mencapai 7.28 persen. Jumlah itu lebih baik dari perolehan kota/kabupaten tetangga,” katanya, di Forum Ekonomi di Balai Kota.

Selain itu, salah satu faktor meningkatnya LPE Kota Depok, disebabkan telah berkurangnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 7 persen. Sedangkan di tahun 2015 sebesar 7,48 persen dan di tahun sebelumnya sebesar 8,44 persen.

Sementara, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, menghitung, pengguna internet di Depok sebesar telah mencapai di atas 50 persen dan mayoritas pengguna internet mengaksesnya menggunakan ponsel pintar. Menurutnya, dengan potensi tersebut bisa didukung pemerintah maka pertumbuhan ekonomi bakal semakin tinggi.

Pengguna internet di Depok mencapai 65,17 persen. Rata-rata menggunakan smartphone di angka 65,30 persen. Hal itu jika para pedagang diajak berwirausaha secara online, tentu akan melejitkan laju pertumbuhan ekonomi di Kota Depok,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Statistik Produksi BPS Kota Depok, Erwin Subarkah.

Menurutnya di Kota Depok usaha perdagangan, informasi dan komunikasi (infokom), industri, real estate, angkutan pergudangan, dan jasa kian menjamur. Tertinggi di sektor perdagangan, 40 persen dan disusul infokom 22 persen.

Akademisi Universitas Pancasila, Bambang Suprayitno menambahkan, peluang terbesar dari perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) adalah industri bidang transportasi logistik. Hal ini, imbuhnya, menjadi peluang yang menjanjikan bagi Pemkot, jika bisa melakukan intervensi di bidang tersebut.

“Kalau mau meningkatkan potensi bisnis, bermainlah di-supporting ekonomi digital. Pemkot bisa mengeluarkan berbagai regulasi yang bisa mendukung ke arah sana,” katanya. (jif)