TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan 130.000 anak di kota itu menerima Kartu Identitas Anak (KIA). Salah satu cara agar tercapai target tersebut yakni dengan menjemput bola ke sekolah sekolah.

“Harusnya 350.000 KIA, karena blangkonya baru tercetak 130.000. Ya, pastinya akan secara bertahap. Saya punya cara efektif untuk KIA ini, yaitu kita yang mendatangi sekolah-sekolah,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan.

Dengan keterbatasan kartu yang tersedia, Disdukcapil Tangsel memprioritaskan pelajar yang akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Karena kartunya terbatas, saya utamakan untuk kelas 4 sampai 6 untuk PPDB dan juga kelas 1 sampai 3 SMP. Saat ini, sudah tiga sekolah SD yang sudah dikunjungi Disdukcapil untuk perekaman KIA,” imbuhnya.

Proses pembuatan KIA, diakui Dedi sangat singkat. Petugas hanya butuh beberapa menit untuk mengurus satu KIA. Para orangtua juga bisa langsung hadir ke kantor Disdukcapil di Cilenggang, Serpong, untuk pembuatan KIA. “Jika ingin datang ke kantor, kami menyediakan loket khusus di Disdukcapil Tangsel dalam pembuatan KIA,” pungkasnya. (nov)