PEKANBARU (Bisnis Jakarta) – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Tahun 2018 resmi ditutup Rabu malam (9/5) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Riau.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Pasaribu menekankan para kader partainya di seluruh daerah untuk mewujudkan doktrin dan arah perjuangan Partai Hanura dalam bentuk tagline Indonesia Beradab.

“Doktrin dan arah perjuangan partai itu kemudian dijabarkan ke dalam Sapta Krida bidang kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dilihat secara komprehensif dan integratif ke dalam tema besar partai yaitu Membangun Daerah untuk Indonesia Beradab,” kata Benny Pasaribu.

Menurut Benny, partainya meyakini pentingnya peradaban yang dimulai dari daerah. Sebab, bilamana masyarakat daerah berhasil mencapai kehidupan yang layak, sejahtera serta bermartabat, maka dengan sendirinya Indonesia akan menjadi negara maju, kuat dan berdaulat, serta adil dan makmur.

“Bahkan, Indonesia bisa menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke 5 dunia pada tahun 2030,” kata Benny yang juga Ketua Panitia Pengarah Rakernas I Partai Hanura Tahun 2018.

Untuk mewujudkan itu, Partai Hanura telah memulainya dengan doktrin dan arah perjuangan partai ke dalam Sapta Krida bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Adapun ke tujuh bidang itu adalah di bidang politik yaitu partai ini harus kembali kepada sejatinya. Yaitu sesuai ideologi Pancasila bahwa yang kita bangun adalah peradaban.

“Tidak boleh membiarkan pragmatisme politik apalagi politik uang. Karena praktik seperti itu akan menghasilkan pemimpin terpilih yang justru menjadi pemimpin berpikir jangka pendek, hanya untuk kepentingan pribadi dan golongan saja,” ujarnya.

Kedua, membangun sistem ekonomi yang beradab. Yaitu fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan memberdayakan petani, nelayan, ekonomi kreatif, sektor usaha kecil menengah (UKM), koperasi dan simpul perekonomian lainnya.

“Semua itu wajib didorong dengan menenkankan pentingnya keunggulan ekonomi daerah,” sebut Benny.

Ketiga, membangun kehidupan sosial budaya yang beradab. Yaitu strategi pembangunan nasional diletakkan pada pembangunan peradaban yang sesuai dengan kearifan lokal, adat istiadat, budaya yang berbeda dan beragam. Namun, justru dijadikan penguat berbangsa dan bernegara.

Keempat, bidang sumber daya manusia (SDM). Yaitu pembangunan nasional yang fokus pada pengembangan SDM yaitu membangunan karakter SDM nasional dengan menjunjung tinggi sikap mental dan moralitas seperti kesantunan, disiplin, integritas, ketakwaan, produktifitas, kreatifitas, toleransi dan sikap saling menghargai.

Kelima, Otonomi daerah yaitu meningkatkan kapasitas, kemampuan, dan akselerasi sesuai kebutuhan dan kepentingan daerah. Keenam, Hukum, Keamanan dan Pertahanan Nasional dengan menekankan rasa keadilan, kepastian hukum, dan rasa aman di masyarakat.

Ketujuh, Kerjasama Luar Negeri yaitu membangun perdamaian dunia, menghapus penjajahan dan meningkatkan kesejahteraan warga dunia.

Menangkan Jokowi

Penutupan Rakernas malam itu juga menekankan partai berupaya terus mendorong kepada para kader agar secara sungguh-sungguh memenangkan petahana joko Widodo yang didukung Partai Hanura bisa memenangkan Pemilu Presiden 2019.

“Kita mendukung Pak Jokowi untulk periode kedua 2019-2024 dengan kita bergabung dalam koalisi dan kita meyakini Pak Jokowi akan mendapatkan suara di atas 60 persen,” kata Sekjen DPP Partai Hanura Herry Lontung Sieregar.

Untuk persiapan Pilkada Serentak 2018 yang akan digelar 27 Juni 2018, Partai Hanura mengamanatkan kepada kader di seluruh daerah gara giguih berjuang mempertahankan bahkan apabila mungkin bisa memperoleh kemenangan lebih dari tahun sebelumnya.

“Target pemenangan di Pilkada 2018 setidaknya jangan meselet jauh dari pilkada lalu atau lebih di atas itu,” ucapnya.

Penutupan Rakernas tanpa dihadiri Ketua Umum Oesman Sapta Odang yang berhalangan hadir. Namun, meski tanpa kehadiran ketua umum, penutupan berlangsung meriah dan khidmat. Hadir di lokasi acara antara lain Wakil Ketua Umum yang juga Ketua Badan Pemanangan Pemilu Partai Hanura Gede Pasek Suardika, dan wakil ketua umum lainnya Jus U SUmanegara, Bendara Umum Zulnahar Usman, Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Marwan Paris. (har)