TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan pembenahan agar bisa masuk dalam Kota Sehat Kategori wisata. Sebelumnya kota Tangsel sudah pernah meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda. “Kota Tangsel sudah berproses dimulai tahun 2014, kita sudah mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa tingkat Provinsi dengan 2 tatanan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Suhara Manullang.

Lebih lanjut Suhara mengatakan, pada 2015, Kota Tangsel mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa tingkat Nasional. Selanjutnya pada 2016 Tangsel mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda tingkat Provinsi.

Pada tingkat provinsi tadi, Kota Tangsel memenuhi empat 4 Tatanan yang menjadi syarat. Antara lain Tatanan 1 Kawasan Pemukiman dan Sarana Prasarana Sehat, Tatanan 5 Kawasan Industri dan perkantoran Sahat, Tatanan 8 Kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan Tatanan 9 Kehidupan Sosial yang Sehat. “Tahun 2017 Alhamdulillah Tangsel juga mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda tingkat Nasional. Dan tantangan kita Tahun ini, kita akan di Verifikasi dengan 6 tatanan, artinya tahun ini Tangsel harus menyiapkan 2 tatanan lagi yaitu Tatanan 6 Kawasan Pariwisata Sehat dan Tatanan 7 Ketahanan Pangan dan Gizi,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan Kota Sehat adalah suatu kondisi kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk. Penyelenggaraannya dicapai melalui penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. “Saya menghimbau OPD terkait maupun Forum Kota Sehat untuk dapat terus bekerja sama dalam Verifikasi Kota Sehat yang akan dilaksanakan. OPD terkait tatanan yang akan diverifikasi agar melaporkan semua kegiatan nya ke sekretariat Kota Sehat Tangerang Selatan tanpa diminta sesuai dengan tatanan masing masing,” pungkasnya. (nov)