JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Universitas Budi Luhur memperoleh peringkat ke-113 dari 4356 Perguruan Tinggi Negri dan Swasta se-Indonesia pada April 2018 berdasarkan 4ICU ( 4 International Colleges and Universities). Prestasi ini terungkap dalam wisuda yang dilakukan Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur Kamis (24/5).

Selain itu sejumlah prestasi juga diungkapkan Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. sc. agr. Ir. Didik Sulistyanto, di antaranya memperoleh Grant untuk 18 Tim Peneliti dan Pengabdian Masyarakat dan 5 Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) oleh Kemristekdikti Tahun Anggaran 2018. Menjadi anggota dari Organisasi Pendidikan Tinggi Internasional ASAIHL (The Association of Southeast Asian Institution of Higher Learning) dan Asia Pacific Research APCORE (Asia Pacific Consortium of Researchers and Educators).

Budi Luhu juga telah mendirikan Kampus Satellite Budi Luhur di Den Haag, Belanda, program studi Big Data dan Cyber Security. Bersama Institut  Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memproduksi mobil listrik BLITS untuk Rally Dakar 2019 dan akan diuji cobakan perjalanan Sabang-Merauke.

Selain itu, Didik Sulistyanto juga menyatakan, kampus yang dipimpinnya telah dipilih menjadi Koordinator dari 330 Universitas dan Perguruan Tinggi Negeri se-DKI untuk pelaksanaan KKN Tematik Citarum Harum yang merupakan program dari Presiden Republik Indonesia.

“Di wilayah Jawa Barat juga ada PTN bekerja sama dengan kita untuk membangun Citarum menjadi lebih bersih. Implementasinya Budi Luhur akan menerjunkan 150 mahasiswa untuk Citarum. Nanti akan bergabung dengan mahasiswa dari PTS lainnya,” ujar Didik Sulistyanto.

Di usia yang ke-39 ini, Universitas Budi Luhur telah memiliki 18 Profesor dan 76 Doktor yang menjadi dosen pengajarnya.

Koordinator Kopertis Wilayah III DKI Jakarta Prof. Illah Sailah menyampaikan harapan agar para wisudawan terus-menerus memperbaiki proses pembelajaran, terutama pada era Massive Open Online Courses yang telah dijalankan oleh beberapa negara. Dukungan penuh juga diberikan oleh Kopertis Wilayah III dalam setiap langkah yang ditempuh tiap Perguruan Tinggi agar tetap senantiasa menjaga mutu.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada wisudawan untuk mempersiapkan diri memasuki Pintu Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah terbuka.

“ Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Universitas Budi Luhur yang telah konsisten melakukan pelaporan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi yang mencapai 100 persen,” ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negri Republik Indonesia, Dr. A.M Fachir, hadir juga dalam acara ini sebagai Pembicara Utama. Ia menyampaikan pidato singkat mengenai “Peranan Diplomasi Indonesia dalam Meningkatkan Politik Luar Negri Republik Indonesia di Era Zaman Now”. Ia juga mengapresiasi Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur karena memberikan kesempatan kepada Kementrian Luar Negri untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan Politik Luar Negri dan Diplomasi yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Dalam perkembangan politik di Timur Tengah, khususnya di Palestina dan Israel, Indonesia sejak awal tetap setia untuk membela hak Palestina untuk merdeka. Hal ini pun telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Hal ini berlaku juga dalam menyelesaikan masalah di Asia Tenggara, khususnya dalam Konflik Rohingya di Myanmar.

Indonesia senantiasa membantu pihak Rohingya dan ikut serta mendorong penyelesaian secara damai oleh kedua belah pihak. Dalam masalah Internasional lainnya, Pemerintah Republik Indonesia senantiasa memberikan pemikiran-pemikiran yang positif dan terbuka untuk perdamaian dunia.

Dalam kegiatan itu, Universitas Budi Luhur mewisuda 1.082 wisudawan, terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, Magister, Sarjana dan Ahli Madya. Acara wisuda dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro.MBA ,  Koordinator Kopertis Wilayah 3 Jakarta Prof Illah Sailah, Wakil Menteri Luar Negeri RI  Dr.A.M.Fachir , Jajaran  Rektorat, Direktur Promosi dan Kerjasama Sunten Manurung, Direktur Kemahasiswaan Brury Trya Sartana, Direktur Keuangan UBL , Senat, dan segenap Civitas Akademik Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur, dan seluruh tamu undangan dari Kepala Sekolah maupun Alumni. (grd)