Jakarta ( Bisnis Jakarta ) – Center tim nasional bola basket putra Indonesia Adhi Pratama Putra optimistis bisa pulih dari cedera ligamen lutut (MCL) yang dideritanya dan bisa bermain untuk timnas di Asian Games 2018.

“Cederanya sudah sebulan. Mungkin sebulan lagi bisa sembuh. Saya optimistis bisa tampil di Asian Games 2018,” ujar Adhi di Jakarta, Kamis.

Demi memuluskan pemulihannya, pemain berusia 25 tahun itu terus menjalani terapi. Dia pun harus rela tidak diikutsertakan ke Amerika Serikat bersama rekan-rekannya untuk menjalani pemusatan latihan dan uji coba.

“Saat ini saya sedang terapi penguatan dan menggunakan ‘ultrasound’ demi mengurangi rasa sakit,” kata Adhi.

Tidak kali ini saja center Pelita Jaya tersebut mengalami cedera lutut. Hal serupa pernah dialaminya pada tahun 2017 yang membuatnya absen cukup lama di Liga Bola Basket (IBL) 2017 dan tidak bisa membela timnas bola basket putra di Kejuaraan SEABA 2017 dan SEA Games 2017.

Cederanya Adhi membuat pelatih timnas bola basket putra untuk Asian Games 2018, Fictor Roring, resah. Pelatih yang akran disapa Ito tersebut harus memutar otak mengingat itu artinya jumlah “big man” skuatnya berkurang.

Salah satu solusinya, dia memanggil kembali “big man” Pelita Jaya yang pada tahun 2017 sudah menyatakan tidak lagi membela timnas, Ponsianus “Komink” Nyoman Indrawan.

“Saya mengontak Komink karena ini keadaan darurat, kami kekurangan center. Adhi masih cedera, Christian Ronaldo Sitepu pensiun dan Vincent Kosasih lebih memilih memperkuat timnas 3X3,” kata Fictor.

Adapun terdekat, sebagai persiapan Asian Games 2018, timnas bola basket putra akan berangkat ke Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (26/5) dan akan berada di sana untuk pemusatan latihan serta uji coba.

Sebanyak 14 pemain timnas akan diikutsertakan dalam program tersebut yakni Ponsianus Nyoman Indrawan, Kevin Yonas Sitorus, Respati Ragil Pamungkas, Abraham Damar Grahita, Valentino Wuwungan, Xaverius Prawiro, Sandy Fabiansyakh, Andakara Prastawa, Arki Wisnu, Muhammad Dhiyaul Haq, Firman Nugroho, Juan Laurent Kokodiputra, Avan Seputra dan pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson.(ant)