DEPOK (Bisnis Jakarta) – Terkait menjaga stabilitas harga saat Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) mengimbau pengelola pasar modern menjual bahan pokok terutama telur dan daging sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal itu sesuai aturan Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2 Mei No 58 Tahun 2018 tentang penetapan HET untuk telur ayam Rp22 ribu per kg, daging kerbau Rp80 ribu per kg, dan daging ayam Rp.32 ribu per kg.

“Kami lakukan pengecekan di lapangan apakah harga itu sudah sesuai atau belum sekaligus mensosialisasikan terkait dengan Peraturan Permendag yang baru kepada pengelola pasar modern,” tutur Kepala Disdagin Kota Depok, Kania Parwanti di Depok.

Kania mengatakan, berdasarkan hasil pantauan ke sejumlah supermarket, ditemukan beberapa bahan pokok yang dijual di atas HET yang telah ditetapkan. Diantaranya antaranya daging ayam, daging kerbau, dan telur ayam. Pihaknya menjelaskan di salah satu supermarket di Jalan Margonda Raya ada dua komoditi pokok yang harganya di atas HET yaitu daging kerbau Rp90 ribu per kg dari seharusnya Rp80 per kg dan telur ayam Rp25 ribu dari seharusnya Rp22 ribu per kg.

“Sedangkan untuk harga telur ayam di supermarket di jalan utama Kota Depok tersebut (Margonda Raya) masih sesuai HET yakni Rp22 ribu per kg,” jelasnya.

Untuk sementara pihaknya memberikan teguran kepada pengelola pasar modern. Namun, apabila masih menjual komoditi pokok di atas HET petugas akan memastikan harga sejumlah bahan pokok tersebut sesuai yang telah ditetapkan dengan melakukan pemantaun secara rutin.

“Kami akan cek lagi besok, paling lambat hari Senin depan (28/05). Kalau masih ada yang tidak sesuai dengan HET, maka kami akan kirimkan surat teguran yang ditembuskan ke provinsi dan Kemendag,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam sidak tersebut pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) untuk mengecek tanggal kadaluarsa. Namun, tidak ditemukan makanan yang kadaluarsa.

“Pengecekan berupa ini harga daging ayam, telur, daging, beras, gula, minyak, dan masa berlakunya tetapi tidak ada temuan makanan kadaluarsa. Untuk parsel juga tidak ada temuan, masih memenuhi dua hingga tiga bulan ke depan,” katanya. (jif)