Gianyar, Bali ( Bisnis Jakarta ) – Hasil akhir pertandingan antara tim Bali United melawan Persib Bandung kedudukan imbang (0-0), pada kompetisi sepak bola Liga I Tahun 2018 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu malam.

Sejak peluit pertama ditiup wasit, permainan Persib Bandung gencar melakukan serangan ke area rumah Bali United. Namun gencarnya serangan tersebut dapat dipatahkan pemain “Serdadu Tridatu” (Bali United).

Bahkan beberapa kali pemain Persib, Bandung mendapatkan kesempatan untuk mengiring bola ke mulut gawang Bali United, namun tendangan tersebut terlalu tinggi di atas gawang.

Pesepak bola Persib Ezechiel Ndouasel pada menit ke-16 dengan tendangan langsung ke gawang Bali United hampir membuahkan gol. Berkat kesigapan penjaga gawang Wawan Hendrawan mampu menangkap dengan cermat.

Selanjutnya pada menit ke-68 giringan bola pemain Persib Ezechiel Ndouasel di kotak penalti Bali United dijegal oleh Agus Nova Wiantara, sehingga wasit menyatakan pelanggaran berat dengan memberikan kartu merah.

Kemudian terjadi tendangan penalti yang dilakukan pemain Persib, Bandung Ezechiel Ndouasel ke gawang Bali United, namun tendangan tersebut dapat diselamatkan oleh Wawan Hendrawan.

Pada babak kedua ini, pertandingan semakin seru, karena kedua tim pesepak bola saling melakukan serangan balasan. Serangan itu pun terus dimanfaatkan, baik tuan rumah Bali United maupun Pesib, Bandung.

Karena serangan semakin gencar, dan pelanggaran pun tidak bisa dielakan, sehingga wasit Dwi Purba Adi Wicaksana dari Jawa Tengah juga mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain Persib, yakni Hariono dan Ezechiel Ndouasel.

Usai pertandingan, pelatih kepala Bali United Widodo Cahyono Putro mengatakan permainan anak asuhnya sudah cukup bagus. Arahan dari pelatih sudah dilakukan secara cermat.

“Memang pada laga kali ini kami belum beruntung mencetak gol. Padahal strategi permainan sudah semua diterapkan oleh pemain. Namun lawan pun dapat mengimbangi dengan cermat juga,” ucapnya.

Terkait dengan pemainnya (Agus Nova Wiantara) mendapatkan kartu merah, kata Widodo Putro sangat menyayangkan keputusan wasit. Kalau melihat dari regulasi permainan sepak bola, memang kalau terjadi pelanggaran di kotak penalti, maka ganjarannya terjadi tendangan penalti.

“Kalau saya melihat dari regulasi sepak bola, pemberian sanksi kartu merah oleh wasit, itu kelihatannya tidak adil, sebab pelanggaran yang dilakukan pemain kami bukan disengaja mencederai lawan, tapi hanya menghadang dengan sliding (menghadang bola dengan kaki sambil meluncur) agar bola tidak masuk ke gawang,” katanya.

“Namun memang sudah keputusan wasit seperti itu, kami terima. Tapi kalau ingin memajukan sepak bola, semestinya wasit lebih cermat dan tak ada unsur keberpihakan,” tambah dia.

Pelatih Persib Bandung Roberto Mario Carlos Gomez mengatakan pemainnya kali ini belum beruntung membawa kemenangan pulang. Tapi dari permainan semua anak asuhnya sudah cukup bagus.

“Permainan anak asuhnya kami sudah bagus, tapi keberuntungan belum pada kami. Sehingga kami ditahan imbang oleh tuan rumah Bali United,” katanya.(ant)