TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) selama bulan puasa dan jelang lebaran. Hal ini menyusul maraknya makanan yang mengandung bahan berbahaya selama bulan ramadhan.

“Marak ditemukan mie basah, tahu, bakso, ikan, cumi asin, kerupuk dan beberapa makanan lainnya yang mengandung formalin, rhodamin, dan juga borax. Diketahui makanan-makanan tersebut telah dijual sejak tahun 2017,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Tangsel dr Suhara Manullang.

Bahan berbahaya yang terkandung dalam makanan itu dapat ditemukan kapan saja dan bisa memunculkan berbagai jenis penyakit atau keluhan kesehatan.

“Mulai dari mual, gangguan penecernaan dan berbagai macam iritasi yang timbul dari bahan berbahaya,” imbuhnya.

Suhara menambahkan, pihaknya pun mengantisipasi mencuatnya KLB yang ditimbulkan dari makanan dengan zat berbahaya tersebut di musim libur ramadan dan arus mudik lebaran nantinya.

“Pada musim libur, ada saja gangguan kesehatan. Jadi kita tetap mengantisipasi KLB. Ditambah belakangan di Tangsel banyak ditemukan makanan mengandung formalin, borax dan rhodamin,” tandasnya. (nov)