JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Sehubungan dengan penerbitan NOTAM B3949/18 dan B3951/18, PT Angkasa Pura I menginformasikan penutupan sementara operasional Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang dan Bandara Internasional Adisoemarmo, Solo sebagai dampak sebaran debu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi Jawa Tengah.

Adapun keputusan penerbitan NOTAM penutupan bandara oleh AirNav dilakukan setelah hasil paper test airside di kedua bandara dinyatakan positif mengandung debu vulkanik dan berpotensi mempengaruhi keselamatan operasional penerbangan.

PT Angkasa Pura I selaku operator Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo akan terus bekerja sama dengan pihak terkait dalam memantau perkembangan situasi Gunung Merapi.

Adapun seluruh penumpang yang terkena dampak akibat penutupan bandara, diharapkan untuk terus memantau status penerbangan melalui pihak maskapai. (son)